• Home
  • Kepri
  • Polres Bintan Lakukan Razia di Kawasan Prostitusi Km24 Toapaya Asri
Sabtu, 16 Desember 2017 18:01:00

Polres Bintan Lakukan Razia di Kawasan Prostitusi Km24 Toapaya Asri

Loading...
BINTAN, KEPRI, - Saat tim gabungan dari Polres Bintan melakukan razia di kawasan prostitusi di Lokalisasi Km 24 Kampung Bukit Indah, Kelurahan Toapaya Asri, mendadak jadi sepi, Rabu (13/12) malam.
 
Razia dilakukan sekitar pukul 21.00 WIB malam itu, diduga telah bocor duluan.  Kedatangan petugas pakaian preman dan seragam lengkap kepolisian itu lantas membuat suasana lokalisasi menjadi hening, bahkan dentuman suara house music yang biasa terdengar dari setiap sudut cafe pada dimatikan.
 
Satu persatu wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) diperiksa petugas, mulai dari identitas hingga isi kamar PSK yang biasa dijadikan untuk transaksi seksual digeledah petugas. Target operasi seperti narkoba dan senjata tajam, tidak ditemukan petugas. Kemudian petugas kepolisian ikut memeriksa minuman beralkohol yang dijual di cafe-cafe dalam lokalisasi.
 
Hanya sebagian yang diamankan sebagai barang bukti operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang dipimpin Kasat Intelkam Polres Bintan AKP Yudiarta Rustam malam itu.
 
"Ya sedang dilangsung operasi Pekat," kata AKP Yudiarta Rustam singkat, malam itu.
 
Banyak yang kaget dengan kedatangan para polisi malam itu. Sekitar 1 jam operasi pekat menyisir sedikitnya 5 cafe yang berisi puluhan wanita PSK.
 
Usai razia dari suasana hening, tak lama berubah seperti biasa, dari segala penjuru suara musik kembali dinyalakan setelah para petugas pergi meninggalkan kawasan tersebut. "Kaget juga sih, kirain ada apa. Rupanya periksa KTP," kata salah seorang PSK yang mengaku bernama Nani.
 
Ia menjelaskan, kalau keadaan lokalisasi saat ini memang sangat sepi. Teman seprofesinya yang menggantungkan hidup dari kantong 'lelaki hidung belang' ini belakangan kesulitan, lantaran memang beberapa bulan terakhir sudah sepi tamu yang ingin menghabiskan uang untuk hiburan 'cinta satu malam'. "Biasa memang sepi tamunya," tandasnya. (HK/*).
Share
Loading...
Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Polres Dumai Ungkap Prostitusi Online

    DUMAI - Satuan Reserse Kriminal Polres Dumai berhasil mengungkap jaringan perdagangan manusia dengan modus prostitusi online yang menggunakan aplikasi jejaring sosial media
  • 9 bulan lalu

    Polres Bintan Amankan 30 Ton Kayu Ilegal

    BANDARSERIBENTAN – Jajaran Polres Bintan mengamankan kayu sebanyak 30 ton di dua lokasi berbeda. Pertama, tim Satpolair menyita 7 ton kayu ilegal di perairan Kecamata
  • 10 bulan lalu

    Polisi Malaysia Bongkar Bisnis Esek-esek di Bawah Umur. Korbannya Juga dari Indonesia

    KUALALUMPUR - Kepolisian Malaysia membongkar bisnis esek-esek dan menangkap dua orang terkait kasus ini.
     
    Seorang pria bernama Khairul A
  • 10 bulan lalu

    Boking 3 Jam, ABG Ini Dibayar Rp3,5 Juta. Prostitusi Online di Pekanbaru

    PEKANBARU, RIAU, - Dari pengakuan mucikari prostitusi online berinisial M (22) yang diamankan Polresta Pekanbaru, diketahui kalau laki-laki ini menawarkan ABG-ABG menjadi P
  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2018 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.