• Home
  • Kepri
  • Rasionalisasi Anggaran, Kepala Dinas di Kepri ini Ngaku akan Kurangi kegiatan Seremonial
Minggu, 08 Oktober 2017 06:38:00

Rasionalisasi Anggaran, Kepala Dinas di Kepri ini Ngaku akan Kurangi kegiatan Seremonial

ilustrasi.
Loading...
KEPRI, NUSANTARA, – Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang, HZ Dadang AG mengatakan, meskipun terjadi rasionalisasi, namun anggaran 20 persen dari anggaran daerah tetap harus dialokasikan ke bidang pendidikan sebagaimana amanat undang-undang.
 
Meski demikian pihaknya tetap mengantisipasi kemungkinan penyusutan penerimaan anggaran kerja tahun depan. “Kami akan mengurangi kegiatan seremonial, dan akan lebih memperbanyak fokus pada kegiatan peningkatan mutu pendidikan,” ujar Dadang, Jumat (6/10).
 
Siasat lain yang coba diterapkan adalah pembagian porsi penggunaan anggaran. Dadang menjelaskan, segala kegiatan non-fisik akan dimaksimalkan melalui anggaran yang bersumber dari APBD. Sementara kerja fisik, semisal pembangunan ruang kelas baru maupun rehabilitasi sekolah, akan menggunakan dana yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
 
“Walau DAK itu rumit penggunaannya karena standar yang dipakai kecil, tapi tidak ada pilihan lain, itu yang tetap harus kami maksimalkan,” ungkap Dadang.
 
Sebelumnya Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengimbau seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar menyusun program kerja tahun depan yang lebih realistik, terukur, dan tepat sasaran.
 
Kemungkinan lain yang bisa menyelamatkan kekuatan keuangan Pemko Tanjungpinang adalah dana tunda salur dari Pemprov Kepri yang diharapkan Lis bisa segera terealisasi. Dengan begitu, sedikit banyak akan membantu penuntasan program-program kerja yang sudah disusun.
 
“Kami harap bisa lekas turun secepatnya agar bisa difungsikan sebagaimana mestinya,” ungkapnya.
 
Terpisah, Anggota Banggar DPRD Tanjungpinang, Simon Awantoko menyatakan, estimasi pendapatan daerah pada 2018 mendatang diprediksi sebesar Rp 778,23 miliar.
 
Dinyatakan bahwasanya dari total estimasi pendapatan daerah sebesar itu, sebanyak Rp 430,74 miliar di antaranya bersumber dari DAU. Dari total estimasi dana perimbangan sebesar Rp 613,43 miliar dan dikurangi DAU sebesar Rp 430,74 miliar, sisanya adalah bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak Rp 86,7 miliar, dana alokasi khusus fisik Rp 50,06 miliar, dan dana alokasi khusus non fisik sebesar Rp 45,85 miliar. (btp/net).
Share
Loading...
Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Diduga Muat Barang Ilegal, Polda Kepri Tangkap KM Nur Fauzi di Perairan Pinang!

    KEPRI, BATAM, - Direktur Polairud Polda Kepri Kombes Pol Teddy John Sahala Marbun, membenarkan adanya penangkapan Kapal KM Nur Fauzi, di perairan Tanjung Rambut Tanjungpina
  • satu bulan lalu

    Cuaca Kepri Hari ini, Sebagian Besar Perairan Turun Hujan Ringan. Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Bintan

    BATAM, KEPRI, -  Badan Meteorologi Klimatologi Geofiksika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas I Hang Nadim Batam menyebutkan hujan ringan diperkirakan akan turun di perair
  • satu bulan lalu

    Cuaca Kepri Hari ini, Sebagian Besar Berawan. BMKG Minta Warga Waspada Angin Kencang

    BATAM, KEPRI, - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Klas I Hang Nadim Batam menyebutkan sebagian besar wilayah Kepri hari ini berawan.
  • satu bulan lalu

    Wartawan tak Boleh Masuk, Polda Kepri Mendadak Gerebek Gelper di SPBU BCS Mall Batam diduga Judi

    KEPRI, - Puluhan anggota Polisi Daerah (Polda) Kepulauan Riau  secara tiba-tiba datang dan menggerebek Gelanggang Permainan Eletronik (Gelper) terindikasi judi yang be
  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2018 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.