• Home
  • Politik
  • Belum Yakin Dengan Kinerja Kader, Zulkifli Tunda Keputusan Nyapres
Kamis, 24 Agustus 2017 07:05:00

Belum Yakin Dengan Kinerja Kader, Zulkifli Tunda Keputusan Nyapres

Loading...
POLITIK, - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan memilih untuk menunda memberikan respon keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), terkait permintaan sebagai calon presiden. Zulkifli bilang, baru bisa memberikan jawaban atas aspirasi daerah itu pada 2018, dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi daerah.
 
Pernyataan itu disampaikan Zulkifli, di sela-sela penutupan Rakernas di Hotel Grand Asrilia, Bandung, Rabu (23/8). Zulkifli menyatakan, dirinya memberikan apresiasi tinggi atas keputusan Rakernas terkait pencalonan dirinya sebagai Presiden mewakili PAN. Namun, permintaan itu harus dibuktikan dahulu melalui kerja-kerja di daerah.
 
"Apa kata rakyat kalau kita urus capres cawapres. Saya minta kepada daerah, besarkan dulu rakyat," kata Zulkifli.
 
Zulkifli meminta kepada DPW dan DPD PAN untuk bekerja membuktikan kontribusi PAN. Zulkifli ingin tahu sejauh mana hasil kerja PAN se-Indonesia, agar bisa menjadi tolok ukur pencapresan dirinya. "Kalau hanya aspirasi ya bisa saja. Saya ingin lihat, kerja atau tidak," ujarnya.
 
Zulkifli menyatakan, pertimbangan untuk menunda merespon keputusan Rakernas, terkait dengan target yang selama ini diusung PAN. Dalam hal ini, PAN di pemilu legislatif 2019 nanti ingin mencapai target memperoleh dua digit persentase suara. "Kalau (mencapai) 10 persen atau 11 persen, PAN itu layak mengajukan capres," jawabnya.
 
Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais menilai Zulkifli memiliki kapasitas sebagai capres. Zulkifli dinilai memiliki latar belakang politik yang kuat, bahkan melebihi Presiden Jokowi. "Kalau pak Jokowi saja bisa, tukang mebel, pernah walikota, Pak Zul kan lebih dari itu," kata Amien di depan peserta Rakernas.
 
Menurut Amien, tidak ada salahnya kader PAN optimis. Karena itu, kader PAN harus bekerja keras mencapai target dua digit. Jika dari hasil survei, upaya itu tercapai, langkah PAN diyakini akan lebih mudah di pemilu 2019 nanti. "Kalau sudah mencapai dua digit, saya kira kita bisa mulai negosiasi dengan partai lain," tandasnya. (bay/jpc)
Share
Loading...
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Official Airline Guide : Jepang Bandara urutan satu yang Tepat Waktu

    INTERNASIONAL -- Maskapai penerbangan asal Jepang merajai daftar ketepatan waktu yang belum lama ini dirilis oleh Official Airline Guide (OAG).
     
  • 2 minggu lalu

    Bupati bersama Kapolres Tinjau PLTA Koto Panjang Terkait Rencana Pembukaan Spillway Gate

    KAMPAR - Selasa (2/1/2018) sekira pukul 11.30 wib, Bupati Kampar H. Azis Zaenal SH bersama Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK, MH meninjau kawasan waduk PLTA Koto Panja
  • 3 minggu lalu

    Antisipasi Kejahatan dan Premanisme, Polsek Pangkalan Kerinci Gelar Operasi K2YD

    Pelalawan - Guna mengantisipasi kejahatan jalanan dan premanisme yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat, Jajaran Polres Pelalawan melalui Polsek Pangkalan Kerinci melak
  • 3 minggu lalu

    Sebuah Desa di Mindanau Hampir Punah di Garap Topan Tembin

    DUNIA, - Topan Tembin menerjang beberapa daerah di Filipina, termasuk sebuah desa di Mindanao yang nyaris lenyap disapu bongkahan kayu, batu besar dan lumpur yang dibawa ol
  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2018 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.