• Home
  • Riau Raya
  • Hilang Di Buku Lintang Padahal Sudah Persetujuan DPRD Riau
Rabu, 11 Oktober 2017 20:31:00

Mahasiswa Minta Jalan Lintas Lipat Kain Menuju Sumbar Diaspal

Hilang Di Buku Lintang Padahal Sudah Persetujuan DPRD Riau

Sejak Indonesia Merdeka Hingga Kini Jalan Tak Selesai,

PEKANBARU - Mahasiswa dari Himpunan Pelajar Mahasiswa Rantau Setingkai (Hipemars), mendatangi Kantor Dinas PU Provinsi Riau, Rabu (11/10/2017). Mereka meminta janji dari Pemerintah Provinsi Riau yang akan mengaspal jalan Provinsi Riau-Sumatera Barat, Hingga berita ini diturunkan Mahasiswa masih mengepung dan bahkan mereka akan menginap dikantor PU Riau tersebut

Ketua Hipemars Urisman dalam surat yang diajukan ke Dinas PU, mengatakan mereka ingin menanyakan kembali terkait progres dan kepastian pengaspalan jalan alternatif, dari Lipat Kain menuju Lubuk Agung Desa IV Koto Setingkai, sepanjang 28 Km, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau."Jalan ini merupakan jalan alternatif menuju Sumatera Barat. Dan Pemprov Riau berjanji akan mengaspal jalan ini tapi belum ada kepastiannya. Kami ingin ada jawaban dari Pemprov kapan jalan kami ini diaspal," jelas Urisman.

Ditambahkan Amirullah Dewan Penasehat Hipermars Mengatakan, sejak Indonesia Merdeka Jalan itu Gak selesai selesai Ujar Amir, Kita minta keseriusan Pemrop Riau Tegas Amir, Bahkan hilang dari Buku Lintang padahal Uda dibahas tanya Amir

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dadang Purwanto, mengatakan, bahwa kedatangan mahasiswa tersebut hanya beraudiensi. Mereka menanya jalan tanah yang ada di Kampar Kiri, yang tembus ke Sumbar belum diaspal.
"Ya mereka beraudiensi, dan kita sudah jelaskan apa yang menjadi harapan mereka. Memang banyak jalan provinsi yang belum diaspal, masukan mereka kita terima," jelas Dadang.

Disinggung terkait dengan permintaan mereka yang mengatakan Pemprov yang berjanji akan mengaspal jalan tersebut. Dadang mengatakan, untuk pembangunan infrastruktur di Riau menjadi tanggungjawab provinsi. Tapi ada mekanisme yang harus dijalani, tidak secepat yang diminta oleh mahasiswa."Tentu ada mekanismenya, kapan pastinya tidak menjadi domain kita. Tapi kita masukkan di APBD 2018 kalau memang disetujui tentu dikerjakan. Ada TAPD, ada tim banggar bersama-sama dengan DPRD untuk mengakomodirnya. Kalau semua setuju Insya Allah tahun depan bisa dikerjakan," jelas Dadang. (Abu)

Share
Komentar
vipqiuqiu99 vipqiuqiu99

Copyright © 2012 - 2017 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.