• Home
  • Riau Raya
  • Pemkab Inhil Dinilai Tidak Serius Membangun Daerah
Minggu, 06 Agustus 2017 20:15:00

Pemkab Inhil Dinilai Tidak Serius Membangun Daerah

Iwan Taruna, ST, M.Si, Ketua Komisi III DPRD Inhil
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir menilai Pemerintah Kabupaten tidak serius membangun daerah. Sebab, hingga Agustus 2017 ini progres pembangunan fisik Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017 yang katanya dikenal daerah hamparan kelapa dunia ini baru mencapai 22 persen. 
 
"Itupun progresnya tak jelas yang mana, masyarakat bisa liat di lapangan kegiatan yang bersumber dari APBD Inhil yang mana yang sudah berjalan, tidak ada. Kegiatan yang sudah berjalan itu kegiatan yang bersumber dari dana APBN dan APBD Propinsi Riau, " kata Iwan Taruna, ST, M.Si, Ketua Komisi III DPRD Inhil, saat mengggelar hearing dengar pendapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja, Dinas PU dan Tata Ruang, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Inhil, Serta Bidang Fisik Bappeda Inhil, Jumat (04/08/2017).
 
Rapat tersebut juga dihadiri Wakil ketua Edy Harianto Sindrang, Sekretaris Asnawi, Anggota Komisi Zulbahri, Muhamad Sabit, Samino, Adi Candra, dan Rahman.
 
Tujuan para Wakil Rakyat memanggil OPD terkait tersebut untuk membahas lambannya kinerja Pemda Inhil di tahun 2017 ini yang sudah masuk pada kuartal ketiga, terutama soal serapan anggaran dan progres fisik yang bersumber pada APBD Inhil tahun 2017.
 
Pihak legislator, selaku pengawas eksekutif sangat menyayangkan persoalan yang hampir setiap tahun terjadi. "Selalu saja kegiatan pembangunan terlambat dan dilakukan diujung tahun," kesal Iwan Taruna. 
 
Bupati Inhil HM Wardan dinilai, selaku pimpinan tidak belajar dari kesalahan sebelumnya, padahal setiap awal tahun Bupati selalu menyampaikan komitmennya secepat mungkin melaksanakan kegiatan pembangunan. Namun apa yang terjadi, hingga diujung masa jabatannya statemen Bupati Wardan terbantahkan dengan fakta lambatnya dimulai proses pekerjaan. 
 
"Kita tidak ingin pengalaman tahun sebelumnya dengan pembangunan yang menelan dana sangat besar tapi hasil yang diharapkan masyarakat tidak sesuai. Bupati harus fokus dong, yang wajib dulu diurus," ujar Iwan Taruna.
 
Iwan Taruna berharap, Bupati tegas terhadap OPD-OPD yang belum melaksanakan kegiatan sampai hari ini atau OPD yang masih minim progres.
 
"Kita minta kepada bupati untuk mengevaluasi dan beri sanksi tegas kepada OPD yang lamban, karena bukan hanya tahun ini yang terlambat sebelum-sebelumnya juga begitu, saya rasa Bupati sudah paham dengan karakter masing-masing pejabatnya, jangan terlalu dimanja, " tegas Iwan.
 
Dikatakan Iwan, kegagalan para OPD akan berdampak pada kegagalan Kepala Daerah dalam menjalankan roda pemerintahan.
 
"Kita akan memasuki bulan musim penghujan, kita khawatir kegiatan fisik ini banyak terkendala dan hasilnya banyak yang tidak sesuai dengan yang kita harapkan" tandas Iwan Taruna.(san)
Share
Komentar
situspoker situspoker
Copyright © 2012 - 2017 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.