Jumat, 15 September 2017 12:23:00

Rasionalisasi APBD Inhu 2017 Capai 13 Persen

 
 
RIAUONE.COM, RENGAT – Asumsi pendapatan, penerimaan dan belanja daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) tahun anggaran 2017 sebesar Rp 1,4 triliun sebagaimana Paripurna APBD tahun 2017 bulan Januari silam hanya isapan jempol belaka.
 
Pasalnya, di tengah perjalanan kegiatan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Inhu justru melakukan rasionalisasi anggaran sebesar 14 persen.
 
“Benar, seluruh OPD sudah menerima pemangkasan anggaran dari TAPD sebesar 13 persen,” jawab beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Inhu yang enggan ditulis nama.
 
Terpisah, pengakuan serupa dikatakan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Inhu, Arief Fadillah dan Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Pemkab Inhu Syafi’l Al Amin tentang rasionalisasi anggaran kepada setiap OPD sebesar 13 persen dari APBD murni.
 
Salah satu esensi rasionalisasi anggaran adalah terbitnya Permendagri RI nomor 19 tahun 2017 tentang pencabutan aturan izin gangguan atau HO (Hinder Ordonantie) dan atas perubahan Undang-Undang nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah.
 
“Akibat regulasi itu penerimaan dan pajak darah dari HO dibebaskan,” papar Arief Fadillah, belum lama ini.
 
Faktor lainnya, kata Kepala Bapenda, asumsi penerimaan dana alokasi khusus (DAK) dan penerimaan dari dana alokasi umum (DAU) dari Pemerintah Pusat pun ikut meleset dan terjadi secara nasional.
 
Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Inhu Miswanto berharap rasionalisasi anggaran dapat digenjot dari pendapatan tunggak pajak perusahaan yang ada di Inhu.
 
Sebab menurut Politisi Partai Golkar itu, jika tunggakan pajak perusahaan yang ada di Inhu dapat digenjot maka asumsi penerimaan pendapatan APBD II Inhu 2017 sebesar Rp 1,4 triliun tidak akan berpengaruh rasionalisasi anggaran.
 
“Bapenda harus bisa menagih tunggak pajak perusahaan di Inhu,” pesan Miswanto. (adv) 
 
Share
Komentar

Copyright © 2012 - 2017 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.