• Home
  • Riau Raya
  • Terima SK dari Bupati, 66 Dokter dan Bidan PTT Diingatkan Tak Buru-buru Pindah
Senin, 19 Juni 2017 23:33:00

Terima SK dari Bupati, 66 Dokter dan Bidan PTT Diingatkan Tak Buru-buru Pindah

SELATPANJANG, RIAUONE.COM - Setelah dikeluarkan SK dari Kementerian Kesehatan, sebanyak 66 orang dokter dan bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (19/6/2017), bertempat di aula kantor Bupati, menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Bupati Drs H Irwan MSi menjadi CPNS.
 
Kepada Bidan dan Dokter PTT tersebut, Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi, menyampaikan bahwa pengangkatan itu memang layak diperjuangkan. Karena, mereka berada digaris terdepan dalam melayani maayarakat yang berada didaerah terpencil dan tersulit.
 
"PTT Kesehatan ini berada di daerah sulit dan terpencil yang banyak halangan dan rintangan. Karena, tetap komit melaksanakan tugas kemanusiaan, makanya kita perjuangkan diangkat jadi CPNS ," ujar Irwan dalam sambutannya.
 
Dengan pengangkatan tersebut, Bupati berharap bisa memotivasi para dokter dan bidan untuk bekerja lebih baik lagi. Bahkan, yang sangat penting diingatkan agat tidak buru-buru minta pindah ke kota. Sebab, alasan pengangkatan PTT Kesehatan ini menjadi CPNS didasari atas kebutuhan tenaga kesehatan untuk melayani masyarakat di daerah yang jauh dari kota.
 
"Sudah diangkat, jangan pula buru-buru minta pindah. Inilah nantinya yang menyebabkan Poskesdes dan sekolah-sekolah yang berada diperbatasan kekurangan tenaga kesehatan dan guru. Kita mengangkat jadi CPNS Ini karena  pertimbangan atas semangat dan keberanian para tenaga PTT yang bertugas didaerah perbatasan dan terisolir itu," tegasnya.
 
Lebih lanjut, Irwan juga berjanji akan mengupayakan peningkatan kesejahteraan para pegawai yang berkerja di daerah perbatasan dan terpencil. Hal itu menimbang beratnya beban tugas yang mereka jalani.
 
"Khusus pegawai yang bertugas di daerah terpencil, gajinya harus lebih tinggi dibanding yang bertugas di Kota," tegasnya lagi.
 
Secara rinci formasi dokter dan bidan PTT berjumlah 66 orang terdiri dari 64 Bidan dan 2 Dokter, yang diantaranya 1 Dokter Gigi, 1 Dokter Umum.
 
Proses pengangkatan yang dilakukan oleh Pemda Meranti itu, ungkap Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan BKPP Kepulauan Meranti, Revirianto, tergolong cepat. Hal itu sesuai dengan petunjuk Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan MSi kepada pihaknya untuk segera memproses SK dimaksud.
 
Ia menjelaskan, proses pengangkatan tenaga PTT menjadi CPNS ini telah dilakukan cukup lama. Mulai dari awal rekrutmen hingga penetapan hasil. "Moratorium PNS masih berlaku, tetapi tidak untuk tenaga kesehatan dan pendidikan. CPNS Kesehatan yang kita ajukan ini berdasarkan penempatan dan lama kerja," ungkapnya.
 
Untuk diketahui, penyerahan SK tersebut disaksikan ikut disaksikan Sekda Julian Norwis SE MM bersama sejumlah pejabat lainnya.(uzi)
 
 
Share
Berita Terkait
  • -2018 detik lalu

    Kurs Rupiah 18 Oktober: Spot Dibuka Menguat Tipis 1 Poin

    BISNIS,  — Berikut adalah berita-berita berseries yang ditayangkan secara live terkait pergerakan rupiah sepanjang transaksi hari ini.
     
  • -34238 detik lalu

    Ditambah Listrik NIHIL Subsidi, Tahun Ini, PLN Hemat Rp1,4 Triliun

    BISNIS, -- PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mengklaim berhasil melakukan efisiensi mencapai Rp1,4 triliun pada tahun ini lewat inovasi dalam pengembangan sumber daya
  • -1778 detik lalu

    Bursa Saham 18 Oktober: Pantau Gerak IHSG Hari Ini

    BISNIS, - IHSG diestimasi masih akan berada dalam tekanan, pasca ditutup melemah kemarin. Meskipun peluang untuk menuju zona hijau masih besar dengan adanya beberapa sentim
  • -19658 detik lalu

    Kurs Rupiah 17 Oktober: Spot Ditutup Melemah 31 Poin

     
    BISNIS, — Berikut adalah berita pergerakan rupiah dari pembukaan hingga penutupan hari ini, pasca menguat dalam transaksi kemarin.
  • Komentar
    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99

    Copyright © 2012 - 2017 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.