• Home
  • Riau Raya
  • Potensi Lokal Inhil Belum Dimanfaatkan Secara Maksimal
Jumat, 29 Desember 2017 17:33:00

Advertorial

Potensi Lokal Inhil Belum Dimanfaatkan Secara Maksimal

Sebanyak 110 pengrajin lokal asal Inhil mengikuti temu ramah dengan Bupati Inhil HM Wardan
Loading...
RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Jika melihat sumber daya daerah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merupakan daerah dengan potensi yang luar biasa untuk pengembangan kesenian lokal. Namun, potensi yang luar biasa itu, belum dimanfaatkan secara maksimal.
 
Bupati Inhil HM Wardan, saat membuka langsung acara temu-ramah dengan 110 pengrajin di Hotel Inhil Pratama, Tembilahan, Jum'at (29/12/2017) pagi mengatakan, salah satu potensi terbesar kita adalah kelapa. Kelapa yang begitu melimpah di Inhil yang sudah tersohor bahkan ke penjuru dunia sangat dapat dimanfaatkan sebagai bahan pokok untuk berkreasi dan berinovasi dalam bidang kesenian oleh para pengrajin lokal," papar Bupati.
 
Kegiatan dalam rangka meningkatkan daya saing industri kecil dan menengah yang unggul ini, dikatakan Bupati, dapat dijadikan sebuah sarana untuk mendiskusikan tentang upaya pengembangan potensi Kabupaten Inhil, seperti Kelapa. Para pengrajin lokal, lanjutnya, dapat menginisiasi karya - karya seni berbahan baku kelapa yang jumlahnya melimpah di Kabupaten Inhil.
 
"Ini merupakan kegiatan pertama kali dilaksanakan. Inhil merupakan Kabupaten yang kaya dan memiliki potensi luar biasa namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Kelapa merupakan kerajinan yang sangat potensial untuk dikembangkan di Inhil karena semua bagian dari pohon kelapa dapat dimanfaatkan bahkan menjadi bahan baku kerajinan," jelas Bupati.
 
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan mengatakan, produk seni kerajinan memiliki peran yang nyata dalam peningkatan ekonomi rakyat maupun daerah.
 
“Dengan begitu, para pengrajin perlu dibina dan potensi mereka perlu untuk terus digali karena terbukti hasil kerajinan dari Inhil sangat diminati oleh pengunjung - pengunjung bila mana Inhil mengadakan pameran” ujar wanita yang akrab disapa Ikha ini.
 
Lebih lanjut, Ikha berharap, masyarakat Inhil menanamkan kecintaannya terhadap produk kesenian karya pengrajin lokal, seperti tenun songket yang memiliki ciri khas tersendiri jika dibandingkan dengan tenun songket daerah lain.
 
Ikha juga mengimbau kepada para pengrajin untuk menghasilkan produk kesenian yang berkualitas sehingga mampu untuk terus menjaga konsistensi usaha yang menjadi penopang ekonomi keluarga.
 
“Agar usaha kita terus berlanjut ciptakan produk yang bermutu, kemasan yang menarik, dan mematok harga yang terjangkau. Harga jual jangan terlalu murah atau terlalu mahal. Kepada seluruh peserta diharapkan dapat mengambil pelajaran dari acara ini sehingga dapat mempertahankan eksistensi dari produk-produk yang dibuat," imbaunya.(adv) 
Share
Loading...
Komentar

Copyright © 2012 - 2018 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.