• Home
  • Riau Raya
  • Ditinggal Ibunya Beli Makanan, Bocah 3 Tahun Tewas di Kolam Renang Wahana Belilas
Selasa, 27 Juni 2017 16:32:00

Ditinggal Ibunya Beli Makanan, Bocah 3 Tahun Tewas di Kolam Renang Wahana Belilas

Loading...
RIAUONE.COM, INHU - Seorang bocah berusia tiga tahun berinisial NA tewas setelah tenggelam di kolam renang wahana taman wisata Belilas di Kabupaten Inhu, Provinsi Riau. Korban sebelumnya lolos dari pantauan orangtua yang pergi membeli makanan.
 
Kejadian memilukan itu terjadi Senin (26/6/2017) siang lalu. Kebetulan NA dan keluarganya pergi libur lebaran ke wahana taman wisata Belilas yang memiliki arena kolam berenang. Namun pahit, kebahagian ini seketika berubah menjadi petaka yang merenggut nyawanya.
 
Awalnya NA bersama kakak dan ibunya sedang makan di Pendopo yang disediakan oleh pihak wahana wisata Belilas. Tak lama kakak korban pergi dengan maksud ingin berenang di kolam yang posisinya berada disebelah pendopo.
 
Sedangkan NA sendiri masih makan bersama ibunya. Sejauh itu tak ada firasat apa pun, sampai akhirnya NA ditinggal pergi sang ibu yang ingin membeli makanan, lantaran korban minta tambah. NA kemudian ditinggal sendirian di pendopo itu.
 
Tanpa sepengetahuan orangtua dan kakaknya, bocah tiga tahun ini kemudian meninggalkan pendopo untuk pergi ke kolam renang. Dengan ukuran kolam renang seluas 40 x 10 m2 dengan kedalaman air 120 sentimeter, harusnya NA diawasi. Namun nahas, kepergiannya tanpa diketahui siapa pun, termasuk oleh kakaknya yang tengah berenang.
 
Si ibu sontak panik sekembalinya membeli makanan, lantaran tidak mendapati sang anak berada di pendopo. Ia berkeliling mencari NA namun tidak ditemukan. Sekitar setengah jam pasca korban hilang, salah seorang pengunjung yang sedang berenang akhirnya melihat sosok korban yang ketika itu sudah di dasar kolam.
 
Tubuh NA langsung dievakuasi oleh penjaga kolam dan diberikan pertolongan pertama. Korban juga sempat dilarikan ke Puskesmas Pangkalan Kasai. Namun sayang, nyawanya tak berhasil diselamatkan dan dinyatakan sudah meninggal dunia. Seketika itu, kebahagiaan berubah menjadi duka.
 
Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari yang dikonfirmasi awak media,  Selasa (27/6/2017) pagi membenarkan peristiwa ini. Ia pun mengimbau agar orangtua lebih hati-hati dalam mengawasi anak-anak saat bermain di tempat keramaian, agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.
 
"Posisikan anak sesuai umur dan kemampuannya. Untuk petugas kita minta agar mengawasi pengunjungnya, imbangi jumlah petugas dengan para pengunjung. Kalau misalnya kurang petugasnya, bisa minta bantuan kepada pihak kepolisian," singkat Kapolres Inhu. (grc) 
 
Share
Loading...
Komentar

Copyright © 2012 - 2018 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.