• Home
  • Sosialita
  • 21 Tahun Berjuang, Tukang Becak Akhirnya Bisa Berangkat ke Tanah Suci
Rabu, 02 Agustus 2017 12:22:00

21 Tahun Berjuang, Tukang Becak Akhirnya Bisa Berangkat ke Tanah Suci

kakek Maksun bin Wahab. F/meredeka
SOSIALITA, -- Tak ada yang tak mungkin selama kita ada niat, usaha dan doa yang tulus. Termasuk ketika kita ingin menunaikan rukun Islam yang ke lima yakni menunaikan ibadah haji. Bagi umat Islam, wajib hukumnya menunaikan ibadah haji selama ia mampu. Setidaknya untuk sekali seumur hidup. 
 
Bicara mengenai ibadah haji, kisah yang menginspirasi sekaligus bikin terenyuh datang dari seorang kakek berusia 79 tahun yakni kakek Maksun bin Wahab. Dikutip dari merdekacom, beliau merupakan seorang tukang becak dengan penghasilan yang sangat pas-pasan. Meski begitu, niatnya untuk menunaikan ibadah haji sangatlah besar sehingga ia senantiasa menyisihkan pendapatannya buat menabung. 
 
Setelah 21 tahun menabung dan berjuang, akhirnya uang kakek Maksun terkumpul. Beliau pun bisa menunaikan ibadah haji yang begitu diimpi-impikannya dan berkunjung ke rumah Allah di Mekkah. 
 
Kakek Maksun sendiri merupakan warga Kapasan Samping, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Jawa Timur. Sehari-hari, beliau bekerja sebagai tukang becak. Pergi haji merupakan cita-cita kakek Maksun sejak dulu. Selain berjuang keras mengumpulkan sedikit rezekinya, tak lupa beliau selalu memanjatkan doa untuk dimudahkan jalannya menuju tanah suci.
 
Kakek Maksun mengatakan, "Saya selalu berdoa dengan cara Madura. Karena saya masih keturunan tanah Madura. Saya minta Allah memberi rezeki yang halal dan banyak serta berkah. Saya tidak ingin merepotkan anak-anak. Saya tetap narik becak dan berjuang nabung, ya meski istri saya sudah meninggal."
 
Sepeninggal sang istri yakni tahun 1996, kakek Maksun semakin mantap untuk pergi tanah suci. Diantar salah seorang menantunya ke bank di tahun 2010, kakek Maksun mulai rajin menabung. Setiap bulan, beliau rutin menyetor tabungan mulai dari Rp500 ribu hingga Rp 1 juta, tergantung banyak sedikit penghasilannya mengayuh becak. 
 
Kini, setelah berjuang selama bertahun-tahun, kakek Maksun akhirnya bisa terbang ke tanah suci untuk menyempurnakan ibadahnya. Beliau merasa sangat bahagia sekaligus terharu karena usaha dan perjuangannya selama ini tidak sia-sia. 
 
Mengenai kakek Maksun, beliau dikenal sebagai pribadi yang santun, ramah dan pekerja keras. Beliau juga dikenal sebagai seseorang yang pantang menyerah untuk melakukan berbagai kebaikan. Sejak muda, beliau bahkan dikenal sebagai pribadi yang ikhlas dan tak mudah mengeluh dengan hidupnya. (vem/mdk/*).
Share
Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Musim Haji 2017 Berakhir, 658 Jemaah Indonesia Wafat

    NUSANTARA,-  Operasional haji 1438H/2017M sudah berakhir. Sebanyak 446 jemaah haji dan lima petugas Kloter 10 Embarkasi Lombok (LOP 10) menjadi kloter
  • 3 bulan lalu

    Jemaah Haji AS Khawatir Kebijakan Anti-Muslim Trump

    DUNIA, - Jemaah haji asal Amerika Serikat dan Inggris banyak membicarakan isu kebijakan anti-imigran dan anti-Muslim dari Presiden Amerika Donald Trump. Me
  • 3 bulan lalu

    Puncak Haji, 54 Jemaah Indonesia Wafat di Arafah dan Mina

    Mekah - Puncak haji masih berlangsung hingga hari ini, Sabtu (2/9/2017). 54 Jemaah haji Indonesia wafat dalam periode tersebut. Total jemaah wafat berjumla
  • 4 bulan lalu

    Ketua Komisi III DPR RI Minta Embarkasi Batam tingkatkan pelayanan

    KEPRI, NUSANTARA, - Ketua Komisi III DPR RI Hardi Selamat Hood meminta Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Hang Nadim Batam meningkatkan pelayanan kepa
  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2017 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.