Kamis, 01 Juni 2017 05:44:00

Prof.Dr H.Alaidin Koto : Kisah 4 Ekor Sapi

ADA 4 sapi satunya berwarna putih dan 3 lainnya berwarna hitam. Mereka tinggal di suatu padang rumput yang berbahaya, cara mereka melindungi diri adalah dengan selalu bersama, jika ada bahaya mereka saling mendekat dan membuat formasi pertahanan diri. Serigala pun tidak berani mendekat karena sapi-sapi itu sangat waspada dan berbadan besar dengan cara itulah mereka bisa selamat di tengah² musuh.
 
Pada suatu hari ketiga sapi hitam memisahkan diri dan berunding mereka berkata : sapi putih ini adalah beban buat kita, di malam hari kita bisa beristirahat dengan tenang tanpa takut ketahuan karena warna kita hitam, namun karena ada si putih serigala² itu bisa melihat di mana kita berada.
 
Bagaimana kalau mulai sekarang kita boikot saja si putih jika dia di kiri kita di kanan dan sebaliknya, agar dia tidak menjadi beban buat kita. Singkat kata akhirnya si sapi putih pun diboikot.
 
Serigala yang pintar mengendus adanya perpecahan diantara sapi² itu serigala bermanuver untuk menyerang sapi putih yang sendirian dan benar saja, kali ini sapi² hitam yang lain malah menjauh. Mereka hanya menonton saat saudaranya - si sapi putih - di robek² dan dimakan oleh kawanan serigala.
 
Tapi besoknya, serigala berani menyerang ketiga sapi hitam tersebut, Mengapa.??? Karena serigala tahu mereka tidak sekuat sebelumnya - sapi putih sudah hilang - lalu kawanan serigala itu berhasil menculik, dan memangsa 1 ekor sapi hitam diantara mereka, begitu seterusnya hingga tinggal 1 ekor saja.
 
Sapi hitam yang tinggal 1 ini hanya bisa berlari-lari tanpa ada perlindungan sedangkan serigala tersebut hanya mengikuti saja, tidak perlu bersusah payah mengejar, karena akhirnya si sapi akan kelelahan dan menyerah juga.
 
Disaat sapi itu kelelahan, kawanan serigala mengerumuninya dan mulai merobek² dagingnya.
Di saat itulah si sapi berkata : "Aku bukan mati hari ini, namun Aku sudah mati jauh hari, yaitu ketika si sapi putih mati. Sesungguhnya aku telah menandatangani kematianku pada saat aku membiarkan saudaraku -si sapi putih- di mangsa.
 
*PELAJARAN*
 
1. Inilah yang terjadi pada umat Islam sekarang ; Palestina, Kashmir, Iraq, dan negeri² kaum muslimin lainnya di caplok satu persatu oleh serigala namun kita tetap diam saja. Kita merasa itu adalah urusan mereka masing² atau kita merasa bahwa mereka berbeda dari kita, berbeda bangsa, warna kulit bahasa dll, padahal Umat Islam adalah 1 tubuh.
 
2. Hindari berpecah belah dalam jamaah, karena ini yang akan terjadi yaitu musuh akan mengambil celah ini untuk memangsa kalian dan janganlah mengkhianati saudara kalian.
 
Dari Abdullah bin Umar: Rasulullah bersabda : Seorang Muslim adalah saudara Muslim lainnya, sehingga tidak boleh mendzaliminya, tidak seharusnya ia menyerahkannya kepada musuh.
 
Barangsiapa memenuhi kebutuhan saudaranya, Allah akan memenuhi kebutuhannya; barangsiapa membawa (muslim) saudaranya keluar dari ketidaknyamanan, Allah akan membawa dia keluar dari ketidaknyamanan dari Hari Kebangkitan, dan barangsiapa mengeluarkan seorang muslim dari kesulitan, maka Allah akan mengeluarkan dia dari kesulitan di hari kiamat
 
Syaikh Anwar Al Awlaki, rhm
 
(Abu/mzi)
Share
Berita Terkait
Komentar

Copyright © 2012 - 2017 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.