• Home
  • Kilas Global
  • Demi Percepatan Ekonomi, Januari 2020 Pemerintah Akan Cairkan Dana Desa 40%
Minggu, 29 Desember 2019 17:45:00

Demi Percepatan Ekonomi, Januari 2020 Pemerintah Akan Cairkan Dana Desa 40%

RIAUONE.COM, SIAK-  Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyatakan bahwa pencairan Dana Desa tahap pertama pada Januari 2020 akan dilakukan sebesar 40 persen dari total alokasi yang diterima masing-masing desa.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan bahwa rencana pencairan Dana Desa tahap pertama sebesar 40 persen tersebut dalam upaya untuk mendorong percepatan perputaran ekonomi di wilayah pedesaan.

"Presiden sudah meminta Dana Desa itu agar pada Januari 2020 sudah dicairkan 40 persen, bukan 20 persen seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Abdul Halim saat berada di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (28/12/2019)

Abdul Halim menjelaskan, pencairan dana desa sebesar 40 persen dari total pagu yang telah dialokasikan pada masing-masing desa tersebut berbeda jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai catatan, pada tahun sebelumnya, pencairan Dana Desa tahap pertama dilakukan sebesar 20 persen, tahap kedua sebesar 40 persen, dan tahap ketiga dilakukan pencairan sebesar 40 persen.

"Sebanyak 40 persen itu tergantung alokasi dari masing-masing desa. Karena tiap desa berbeda-beda. Misalnya, satu desa mendapatkan alokasi Rp500 juta, maka yang dicairkan 40 persen dari nominal tersebut," kata Abdul Halim.

Pencairan Dana Desa sebesar 40 persen tersebut, diharapkan mampu mendorong perputaran roda perekonomian wilayah pedesaan. Sektor usaha mikro termasuk UMKM serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan bisa menggeliat dengan adanya pencairan Dana Desa tersebut.

Perekonomian desa dinilai sebagai salah satu kekuatan ekonomi Indonesia untuk bertahan dari perlambatan ekonomi global pada 2020, yang salah satu faktornya dipengaruhi adanya perang dagang antara Amerika Serikat dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

"Indonesia harus benar-benar mempersiapkan diri untuk memasuki era perlambatan ekonomi dunia pada 2020, yang salah satu faktornya dipengaruhi perang dagang antara Amerika dan Tiongkok," ujar Abdul Halim.

Selain pencairan Dana Desa sebesar 40 persen pada tahap pertama tersebut, untuk memperkuat perputaran ekonomi desa, juga diperlukan penguatan dan revitalisasi BUMDes, termasuk penguatan produk desa yang berbasis kawasan.

Sebagai catatan, wilayah Kabupaten Malang, pada 2020 mendapatkan alokasi Dana Desa mencapai Rp383,48 miliar. Sementara untuk alokasi Dana Desa pada 2020 untuk seluruh wilayah Indonesia mencapai Rp72 triliun. (Antara)

editor : Masroni

Share
Berita Terkait
  • kemarin

    Himbauan Alfedri Tetap Ikuti Prokes, 17 Mei 2021 Wisata Siak Kembali Buka

    RIAUONE.COM,SIAK-  Pemerintah Kabupaten Siak resmi menutup sejumlah tempat wisata seperti Istana Asserayah Hasyimiah, Tangsi Belanda dan Makam Sultan Syarif Kasim II sejak

  • kemarin

    Malam Idul Fitri 1442 H, Bupati HM Wardan Laksanakan Takbir di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

    INHIL, TEMBILAHAN, - Kabupaten Indragiri Hilir merupakan satu-satunya Kabupaten yang ada di Provinsi Riau berada di Zona Kuning. Untuk itu, kita ucapkan Syukur Alhamdulillah kar

  • kemarin

    TECNO reveals how the highly anticipated TECNO CAMON 17 Pro measure against its competitors

     
    HONG KONG SAR - 14 May 2021 - Consumers nowadays are more than spoilt for choice, in fact, many people are affected by 'information paralysis', that is, havi

  • kemarin

    Terpapar 28 Orang Positif Covid 19 di Kabupaten Siak

    RIAUONE.COM,SIAK- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak dr. H.R, Tonny Chandra A. M.Kes, menyampaikan update covit 19

    Informasi per Rabu 12/05/2021 di Kabupaten Siak ada 2

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2021 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.