• Home
  • Kilas Global
  • Istri Histeris, Tulikun Meninggal karena Kelelahan Mengayuh Becak
Rabu, 21 Februari 2018 08:45:00

Istri Histeris, Tulikun Meninggal karena Kelelahan Mengayuh Becak

F/Inews.
Loading...
PONOROGO, - Tulikun 65 tahun meninggalkan istrinya Kodrati untuk selama-lamanya. Tulikun yang hidup di bawah garis kemiskinan terpaksa mengayuh becak di usia renta demi mencukupi kehidupan sehari-hari.
 
Kepergian korban untuk selamanya membuat Kodrati histeris. Maklum, Kodrati hidup hanya dengan satu lengan. Dia pun terus menangis dan meratapi kepergian suaminya.
 
Diusia yang tidak lagi muda, menarik becak merupakan sebuah pekerjaan berat. Hingga akhirnya ajal menjemput Tulikun usai mengantar penumpang.
 
Tulikun meninggal tak jauh dari becak yang belakangan menjadi mata pencarian. Becak yang dikayuh setiap hari membantu Tulikun mencukupi kebutuhan hidup bersama Kodrati.
 
Persis di tepi jalan Batoro Katong, Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) Tulikun meregang nyawa. Korban diduga tewas karena kelelahan mengayuh becak.
 
"Dari pasar menuju sekitar (mengantar penumpang) Setono. Setelah sampai di sini mengeluh sakit dan sesak, terus tidur. Tapi tahu-tahu sudah enggak ada (meninggal)," ucap Hadi Suyitno yang merupakan rekan korban.
 
Jauh sebelumnya, Tulikun menarik becak bermotor. Namun, setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo melarang penggunaan becak bermotor, Tulikun terpaksa menarik penumpang dengan cara manual, yakni mengayuh.
 
Karena sudah tua dan dipaksa mengayuh becak, rupanya Tulikun tak kuat. Dia pun tewas saat mengantar penumpang untuk terakhir kalinya.
 
Hasil keterangan polisi, korban meninggal karena gagal jantung setelah mengalami kelelahan yang hebat. Rencananya, Tulikun akan dimakamkan di pemekaman umum desa setempat.
 
Pengorbanan Tulikun untuk Kodrati, istri tercintanya yang lahir dengan kondisi cacat sangat menggugah hati. Keduanya mampu merawat cinta di tengah ekstremnya tuntutan biaya hidup. Maut memisahkan keduanya untuk selamanya. (Inews/*).
 
Share
Loading...
Berita Terkait
Komentar

Copyright © 2012 - 2018 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.