• Home
  • Kilas Global
  • KLHK: Ada 14 Perusahaan Malaysia dan Singapura Terlibat Karhutla di Indonesia
Senin, 23 September 2019 22:12:00

KLHK: Ada 14 Perusahaan Malaysia dan Singapura Terlibat Karhutla di Indonesia

NASIONAL, – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel 52 perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Dari jumlah tersebut, terdapat 14 perusahaan asing milik Singapura dan Malaysia yang juga terlibat.

Dirjen Penegakan Hukum Terpadu KLHK, Rasio Ridho mengatakan, salah satu perusahaan milik Singapura itu adalah Hutan Ketapang Industri. Selebihnya, dia tak bisa memmerinci berapa dan apa saja perusahaannya Singapura dan Malaysia yang terlibat, karena alasan sedang tidak membawa datanya.

“Hutan Ketapang Industri, saya gak megang (datanya). Sekarang ini ada 14 perusahaan dari singapura dan malaysia. Saya gak pegang namanya. Dari 52, 14 asing,” kata Ridho di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019).

Menurut dia, dalam menindak dan menerbitkan sanksi kepada perusahaan yang membandel, KLHK tidak akan pandang bulu. Perusahaan Indonesia, Singapura, maupun Malaysia akan tetap sama di mata hukum yang mana bila korporasi itu terbukti terlibat dalam pembakaran hutan dan lahan.

“Kami tidak melihat perusahaan Singapura, Malaysia, nasional, atau siapa. Bagi kami subjek hukumnya sama,” klaimnya.

Selain 14 perusahaan asing, KLHK juga menyegel 38 perusahaan nasional pemegang izin konsensi, totalnya 52 korporasi yang disegel. Perinciannya, dua perusahaan di Jambi, delapan perusahaan di Riau, dan satu di Sumatera Selatan.

Selanjutnya, ada sembilan perusahaan di Kalimantan Tengah, dua di Kalimantan Timur, dan 30 perusahaan di Kalimantan Barat. Bila ditotal 52 perusahaan itu memiliki sekitar 8.931 hektare. Berdasarkan data yang dimiliki KLHK, luas area karhutla tahun ini mencapai 328.722 hektare. Luas ini dua kali lipat dibandingkan dengan 2017, yakni seluas 165.482 hektare. (*).

Share
Berita Terkait
  • 2 jam lalu

    New Normal, Pejuang Subuh Sungai Apit di Kukuhkan, Ini Harapan Alfedri

    RIAUONE.COM,SIAK- New Normal Bupati Siak Alfedri mengukuhkan Pejuang Subuh Kecamatan Sungai Apit, Sabtu (11/7/2020). Pengukuhan tersebut dilaksanakan setelah pelaksanaan shalat

  • 4 jam lalu

    Lagi, Alfedri Bupati Siak Ingatkan Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

    RIAUONE.COM,SIAK- Dengan masih merabaknya wabah Covid-19 di Indonesia, Bupati Siak Alfedri kembali ingatkan masyarakat Kabupaten Siak, khususnya di Kampung Benteng Hilir, untuk

  • 4 menit lalu

    Perihal Protokol Kesehatan untuk Pilkada, Pemprov Kepri Siap Fasilitasi

    KEPRI, PROVINSI, - Plt. Gubernur, H. Isdianto menerima Audensi Ketua KPU Provinsi Kepri Sriwati beserta rombongan bertempat di ruang kerja kantor Gubernur, Gedung A, lt.4 Dompak

  • 6 menit lalu

    Daerah Kabil dan Tanjung Berakit Masuk Usulan Baru Area Labuh Jangkar

    KEPRI, PROVINSI, - Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadillah mengikuti rapat koordinasi pembahasan lanjutan area labuh jangkar serta usulan dua lokasi baru labuh jangkar

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2020 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.