Senin, 23 September 2019 06:12:00

Karhutla Riau, Posko PKS rawat 204 pasien

F/ant.

RIAU, - Posko pengungsian kesehatan Dewan Pengurusan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Riau, terus dibanjiri pasien dan hingga kini tercatat 204 pasien yang menjalani rawat inap akibat kabut asap melanda dearah itu yang makin pekat sejak sepekan terakhir.

"Sebanyak 204 pasien yang menjalani rawat inap itu dominan mengalami ISPA, dialami anak-anak mencapai 70 orang, dewasa 41, balita 25, ibu hamil 6 dan lansia 2 orang," kata Sekretaris Humas DWP PKS Riau, Indra, dalam keterangannya di Pekanbaru, Sabtu (21/9).

Menurut dia, banyaknya pasien yang datang mengakibatkan daya tampung Posko sudah over kapasitas namun demikian posko pengungsian tetap memberikan pelayanan yang terbaik.

Ia menyebutkan, seluruh pelayanan di posko kesehatan maupun posko pengungsian tidak dipungut biaya atau masyarakat yang menjadi korban asap gratis dari makanan dan minuman serta obat.

"Bahkan DPW PKS, juga bersedia menjemput dan memfasilitasi para korban bencana asap dengan ambulans yang selalu siaga 24 jam, dan posko dilengkapi dengan beragam fasilitas yang memadai seperti dokter dan perawat, ruang periksa dan ruang inap AC," katanya.

Fasilitas pendukung lainnya adalah fasilitas pemeriksaan kesehatan, pemurni udara, tabung oksigen, alat pengasapan, obat- obatan, box bayi, fasilitas ambulans, konsumsi, ruang bermain anak dan lainnya yang dibutuhkan korban terpapar asap.

Indra menjelaskan sumbangan yang berdatangan donatur juga banyak mulai dari makanan, buah-buahan, susu ibu hamil dan fasilitas menunjang kesehatan lainnya yang bisa diberikan pada warga terpapar asap yang berkunjung ke posko.

"Korban terpapar asap sejak Kamis (19/9) tercatat sebanyak 876 Kepala keluarga (KK), dan pasien yang berobat 706 orang dan yang tinggal menginap 204 orang," katanya.

Sementara itu, terkait makin membludaknya jumlah pasien, ia mengakui kini obat-obatan yang tersedia makin menipis, bahkan untuk ruang inap pun sudah penuh hingga ke lantai tiga.

"Sekarang untuk mengantisipasi membludaknya jumlah pasien dan kamar rawat inap sudah penuh, kita kini lebih mengarahkan pasien berobat ke posko kesehatan yang telah di buka oleh Pemerintah Kota Pekanbaru dan PKS juga berharap agar Pemrov Riau segera mengatasi bencana ulah manusia ini," katanya.

Terkait daerah ini masih mengalami kemarau panjang dan minim hujan, maka kami menyarankan Pemerintah Provinsi Kota Pemkanbaru membuat edaran agar seluruh warga Kota Pekanbaru melaksanakan Sholat Istisqa bersama-sama secara serentak, sehingga musibah kabut asap cepat berlalu. (ant/*).

Share
Loading...
Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Wiranto Sebut Karhutla Riau Tidak Parah, BNPB Keluarkan Data Udara Masih Berbahaya

    NASIONAL, -  Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyebut kebakaran hutan yang terjadi di Provinsi Riau tidak sama dengan kabar yang disampaikan s

  • 2 bulan lalu

    Menko Polhukam Wiranto Sebut: Karhutla di Riau Tak Separah yang Diberitakan

    Jangan Masukin Hati

    NASIONAL, - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menilai kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) yang terjadi

  • 3 bulan lalu

    Menteri Siti Nurbaya : Pemerintah akan Lakukan Tindakan Hukum Mengatasi Masalah TNTN

    RIAU, PELALAWAN, - Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) yang berada di Kabupaten Pelalawan dan Inderagiri Hulu (INHU) kondisinya kini sangat memprihatinkan. Kawasan yang sed

  • 4 bulan lalu

    BMKG Akui asap Karhutla Riau belum sampai ke Singapura dan Malaysia

    RIAU, - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan bahwa sampai saat ini asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hanya meliputi sebagian dari wilayah Prov

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.