• Home
  • Kilas Global
  • Kata Pemerintah ni ya, Pelemahan Rupiah tak Perlu Ditakuti? Bagaimana Usaha Tahu Tempe Rakyat?
Selasa, 11 September 2018 10:23:00

Kata Pemerintah ni ya, Pelemahan Rupiah tak Perlu Ditakuti? Bagaimana Usaha Tahu Tempe Rakyat?

kedelai.
Loading...
NASIONAL, -– Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) meminta masyarakat tak perlu takut dengan pelemahan rupiah. Kepala Departemen Internasional Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan hal itu perlu dilakukan untuk menghindari hal negatif.
 
“Kita memang harus siap menghadapi penurunan rupiah ini, mau tidak mau. Tapi ini bukan merupakan hal yang baru. Tidak perlu ditakutkan, kalau wasapada iya,” kaya Iskandar dalam diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Senin (10/9).
 
Jika melihat kenbali krisis yang terjadi pada 1997-1998, menurut Iskandar saat ini secara historis bukan pertama kalinya neraca transaksi berjalan mengalami defisit. Pada triwulan kedua 2013, kata dia, current account mengalami defisit minus 4,24 persen sehingga mengakibatkan neraca primer mengalami defisit besar.
 
Untuk itu Iskandar menilai terjadinya defisit pada neraca transaksi berjalan saat ini tidak perlu menciptakan ketakutan yang luar biasa besar. “Dibanding tahun 2013 yang angka defisitnya mencapai minus 4,24 persen, defisit neraca berjalan tahun ini yang mencapai minus 3,04 persen bukanlah merupakan sebuah krisis karena ada arus modal masuk atau capital inflow, kondisi itu menjadi tidak masalah,” jelas Iskandar.
 
Menurut Simorangkir, saat ini yang harus diwaspadai yaitu iklim global yang penuh ketidakpastian. Dia mengkhawatirkan nantinya situasi tersebut dapat memicu atau  menimbulkan capital outflow.
 
“Fenomena ketidakpastian ini memang fenomena global. Di Argentina yang kondisi ketidakpastian global telah memicu terjadinya krisis menjadi lebih berat. Dari awal Januari, mata uang Argentina terdepresiasi 49,62 persen kalau Turki 40,7 persen depresiasinya. Coba bandingkan dengan kita, depresiasi hanya minus 8,5 persen,” tutur Iskandar.
 
Simorangkir memastikan funfamental ekonomi di dalam negeri saat ini masih sangat kuat. Hal tersebut dapat dilihat dari tingkat inflasi yang masih rendah yakni 3,2 persen. Selain mewaspadai inflasi, dia memastikan pemerintah akan memperhatikan kondisi neraca perdagangan. (rep/*).
Share
Loading...
Berita Terkait
  • 50 menit lalu

    Kabid Sarana dan Prasarana Disdik Bobot Pekerjaan rata rata mencapai 34,12 persen per bulan Agustus

    KUANSING,- Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan olah raga Jupirman,S.Pd melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Sartian,ST M.Si menyampaikan kepada awak media di ruang
  • 57 menit lalu

    Club Med And France Synergize In Promoting Winter Sports To Contribute To The Ambition Of 300 Million Enthusiasts

    Club Med Commits to Building Dreams of Future Winter Sports Aficionados by Developing Club Med Ski School in China Powered by Ecole du Ski Francais and will open a new reso
  • 59 menit lalu

    SMU Retail Centre of Excellence Asia Retail Leaders Conference 2018 Addresses Industry's Challenges and Innovations

    SINGAPORE - - 20 September 2018 - The Singapore Management University (SMU) Retail Centre of Excellence (RCoE) will be hosting its inaugural Asia Retail Leaders Conference
  • satu jam lalu

    Visa-Free Taiwan Travel Bringing Strong Benefits Seizing Asia MICE Opportunities Using Taipei’s Sponsorship Program and Fine Cuisine

     
    International Buyers Dress Up as Master Chefs to Win
     
    Limited-Edition Bravo the Mascot Souvenirs
    &n
  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2018 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.