• Home
  • Kilas Global
  • Katanya Aneh Kalau Riau jadi Pusat Gempa, BMKG Pelajari Penyebab Gempa 2 Kali di Bangkinang Kampar
Minggu, 06 Januari 2019 10:33:00

Katanya Aneh Kalau Riau jadi Pusat Gempa, BMKG Pelajari Penyebab Gempa 2 Kali di Bangkinang Kampar

ilustrasi.

NASIONAL, - Gempa bumi mengguncan Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (5/1) pagi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa terjadi sebanyak dua kali dan berpusat di perut bumi.

Gempa pertama terjadi pada pukul 07.58 WIB, detik keempat dengan kekuatan 3,9 SR. Lokasi gempa berada di titik koordinat 0,54 LU, 100,86 BT, Barat Laut, Kampar, dengan kedalaman 247 kilometer.

Gempa kedua terjadi pada pukul 07.59 WIB, detik kelima, dengan kekuatan 3,7 SR. Lokasinya berada di titik koordinat 0,55 LU, 100,76 BT, Barat Laut, Kampar. Gempa daratan ini terjadi di kedalaman 241 kilometer.

Prakirawan BMKG stasiun Pekanbaru Yasir mengatakan, gempa yang melanda kabupaten berjuluk serambi Mekah ini merupakan fenomena langka dan pertama kali di Riau. "Iya baru sekali ini gempa berpusat di Riau. Biasanya di wilayah Riau kena imbasnya saja," kata dia dikutip dari jawapos.com.

Gempa ini, tidak berdampak hingga ke permukaan daratan. Sebab, kedalamannya sangat jauh dari permukaan. Untuk penyebabnya sendiri, hingga kini BMKG belum mengetahuinya. Karena di Bangkinang tidak memiliki laut ataupun gunung.

"Penyebab gempa belum diketahui. Ini posisinya jauh di dalam dan jauh dari Pekanbaru. Biasanya Bangkinang hanya kena imbas saja. Karena wilayah Riau tidak ada jalur gempa, potensi yang muncul itu jarang yang berpusat di Riau," sebutnya.

Biasanya Riau akan merasakan gempa jika wilayah tetangga seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara maupun Jambi, terjadi gempa. "Karena jalur gempa ada wilayah yang mengapit Riau Jadi biasanya gempa di Riau kena imbasnya saja," jelasnya.

BMKG kata dia, akan melakukan pembelajaran lebih lanjut terkait gempa ini. Nantinya BMKG stasiun Pekanbaru akan berkoordinasi dengan BMKG pusat untuk meneliti terkait munculnya fenomena ini. "Nanti dibicarakan terlebih dahulu dengan pusat," pungkasnya. (jpc)  

Share
Komentar

Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.