Rabu, 12 September 2018 13:45:00

Ribuan Mahasiswa Riau Turun ke Jalan seperti Dejavu 1998

NUSANTARA, - Krisis ekonomi Indonesia sudah berada diujung mata. Ribuan mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) melakukan aksi, Senin (10/9).
 
Tampaknya Dejavu aksi 1998 yang tak bisa dihindari, gerakan mahasiswa menjadi pelopor kejatuhan Presiden Republik Indonesia kedua, Soeharto kala itu. 
 
“Aksi kemarin membuat Dejavu 1998,” kata Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (11/9).
 
Sebabnya saat itu krisis ekonomi akibatkan rakyat semakin menjerit karena kenaikan sejumlah kebutuhan pokok berawal dari anjloknya nilai rupiah. 
 
Andrianto menambahkan, aksi itu diikuti bukan puluhan atau ratusan. Ribuan mahasiswa Universitas Islam Riau turun ke jalan menuntut Presiden Joko Widodo mundur. 
 
“Ini bukti mahasiswa masih ada nurani untuk kondisi bangsa,” ujarnya. 
 
Aksi ribuan mahasiswa Riau ini digelar di depan Gedung DPRD Riau. Mahasiswa memenuhi jalan depan gedung wakil rakyat itu. 
 
Para mahasiswa menuntut Presiden Joko Widodo turun dari jabatannya. Mereka datang dengan atribut berupa kain putih bertuliskan 'Turunkan Jokowi' yang ditulis dengan cat semprot warna merah. 
 
Selain itu mahasiswa lengkap kenakan almamater ini juga menuntut stabilkan perekonomian bangsa, selamatkan demokrasi Indonesia, dan usut tuntas kasus korupsi PLTU Riau. (rmol/*).
Share
Berita Terkait
  • 4 jam lalu

    Kiai Maruf Targetkan Kemenangan 60 Persen Suara di Banten

    Kampanye terbuka TKN Jokowi-Maruf akan dimulai di Serang, Banten.

    TANGERANG, - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, KH. Maruf Amin menghadiri beberapa kegiatan d

  • 4 jam lalu

    Kubu Prabowo Bahas Strategi Kampanye Terbuka

    Manado akan menjadi titik pertama yang didatangi Prabowo

    NASIONAL, POLITIK, - Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso, mengatakan, pimpinan teras partai ko

  • 5 jam lalu

    Kadis ESDM Kepri gugup ditanya soal izin tambang bauksit

    Tidak 'fair' kalau hanya Amjon dan Azman yang dikenakan sanksi. Saya menduga ada pihak lainnya

    KEPRI, Tanjungpinang, - Kepala Bidang Pertambangan, Hendri Kurniad

  • kemarin

    Iskandarsyah: Gubernur harus tutup tambang timah 0 - 2 mil

    Selama ini pihak perusahaan tidak konsisten dalam memberikan bantuan kompensasi langsung kepada masyarakat nelayan

    KEPRI, Tanjungpinang, - Anggota Komisi II DPRD Provinsi

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.