• Home
  • Kilas Global
  • Tolak Kenaikan Tarif Listrik 900 VA, Sayed Abubakar Minta PLN Lakukan Efisiensi
Selasa, 13 Juni 2017 22:16:00

Tolak Kenaikan Tarif Listrik 900 VA, Sayed Abubakar Minta PLN Lakukan Efisiensi

 

JAKARTA--Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Sayed Abubakar Assegaff menolak kenaikan tarif listrik 900 VA. Menurut dia kenaikan itu sangat tidak tepat karena membebani golongan masyarakat nyaris miskin pelanggan listrik 900 VA.
 
"Kenaikan Tarif Listrik untuk pelanggan golongan 900 VA tidak tepat. Lebih baik PLN fokus melakukan efisiensi agar losses bisa ditekan sekaligus bisa memperkuat keuangannya," papar Sayed di Jakarta, Selasa (13/6/2016).
 
Pernyataan Sayed tersebut sebagai respon atas langkah Pemerintah yang telah menaikkan Tarif dasar Listrik golongan konsumen 900VA sebesar 143%, dari Rp 605/kwh ke Rp 1.352 /kwh, secara bertahap bagi sekitar 18,7 juta pengguna. Adapun total pengguna listrik golongan konsumen 900VA adalah sebanyak 23 juta rumah tangga.
 
Menurut Sayed kenaikan sebesar 143 % tersebut akan sangat membebani masyarakat pelanggan listrik golongan 900 VA. Terlebih lagi saat ini masyarakat tengah menghadapi kebutuhan pengeluaran rumah tangga yang tidak sedikit.
 
"Saat ini selain menghadapi lebaran, sebagian masyarakat juga akan memasukkan anak anaknya ke jenjang sekolah lebih tinggi. Kenaikan Tarif Listrik tersebut sangat memberatkan. Saya minta untuk dibatalkan," papar dia.
 
Sayed mengingatkan bahwa dalam beberapa rapat dengan Menteri ESDM maupun Direktur Utama PT PLN, Komisi VII tidak pernah menyetujui penghapusan subsidi yang berujung dalam bentuk kebaikan tarif listrik. Komisi VII hanya minta agar subsidi energi tepat sasaran.
 
Sayed juga mengingatkan langkah menaikan tarif listrik ini juga berlawanan dengan keinginan pemerintahan Presiden Jokowi yang menghentak pemerataan. Sebab kenaikan tarif listrik untuk masyarakat hampir miskin ini justru semakin memperlebar jurang kaya dengan miskin.(*)
 
Share
Berita Terkait
  • -21909 detik lalu

    Kincentric appoints Singapore market lead to drive HR advisory focused on public sector and large local organizations in Singapore and Indonesia

    Andrew How brings 20 years of experience helping businesses through Culture & Engagement, Leadership Assessment, and HR & Talent Advisory, spearheading growth, driving t

  • -21849 detik lalu

    GSB Gold Standard Banking, Josip Heit and SPREE FLUG in Times of Coronavirus

    HAMBURG, GERMANY - NEWSAKTUELL - 6 July 2020 - In the coronavirus pandemic, job cuts, such as those currently at the aircraft manufacturer Airbus, are hitting the Federal Republ

  • -21729 detik lalu

    Adyen Expands Acquiring Capabilities to Malaysia

    Adyen launches its acquiring solution in Malaysia to help local businesses achieve higher authorization rates, better customer experience, and deeper data insights as the Malays

  • 4 jam lalu

    Komisi II Sampaikan Keluhan Masyarakat terkait Jaringan Distribusi Listrik ke ESDM Provinsi Riau

    BENGKALIS, PARLEMEN, - Komisi II kembali merespon keluhan masyarakat terkait jaringan distribusi listrik di daerah dengan mempertanyakannya ke dinas ESDM (Energi Sumber Daya dan

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2020 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.