• Home
  • Kilas Global
  • "Gundah dan Takut" PNS ini Mengundurkan Diri Setelah 14,5 Tahun Mengabdi
Sabtu, 07 Desember 2019 08:38:00

"Gundah dan Takut" PNS ini Mengundurkan Diri Setelah 14,5 Tahun Mengabdi


NASIONAL, - Sebuah unggahan yang memperlihatkan seorang pria diketahui sebagai PNS tengah mengundurkan diri viral di media sosial Facebook pada Ahad (1/12/2019). 

Unggahan tersebut dibagikan oleh pemilik akun Facebook Adhi Pespa. Hingga saat ini Sabtu (7/12/2019) pagi, unggahan tersebut sudah disukai sebanyak 7,5 ribu kali, dikomentari 1.146 kali, dan dibagikan lebih dari 21.000 kali. 

Dalam unggahan tersebut, Adhi Pespa menuliskan, "Saat orang bejibun mau jadi PNS. Yang ini malah RESIGN..Cek kisah nya...Sumber : @kaligrafi_danishabby." 

Penelusuran Kompas Mencari tahu kebenaran informasi tersebut, menghubungi pemilik akun Instagram @kaligrafi_danishabby. Saat dihubungi, pemilik akun Instagram tersebut membenarkan bahwa dirinyalah orang yang memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugasnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS). 

Ia mengaku bernama Mubarok. Keputusannya mengundurkan diri sebagai PNS lantaran pikiran dan hatinya tak lagi sejalan. 

Selain itu, Mubarok mengungkapkan akan kegundahannya menjadi seorang PNS, terlebih sejak akhir 2015 hingga Juni 2019, ia berkutat di bagian keuangan dan mengurusi terkait penyusunan perencanaan anggaran. 

"Semakin banyak tahu tentang seluk beluk perencanaan anggaran harusnya buat diri ini semakin kaya akan pengalaman, tapi yang saya rasakan malah buat diri ini semakin takut," ujarnya saat dihubungi, Kamis (5/12/2019). 

Menjadi PNS Sumpah Janji Menurutnya, bekerja sebagai PNS adalah amanah yang sangat besar dengan menerima gaji dari rakyat serta ada sumpah janji yang diucapkan ketika awal menjabat. 

Lebih lanjut ia menambahkan, dengan sistem yang ada, ia justru merasa berat untuk menjalankan tugas dengan benar dan penuh amanah sesuai sumpah janji yang pernah diucapkan. 

Selain itu dirinya juga menceritakan awal pengunduran dirinya adalah pada 1 Juli 2019 yang lalu. "14,5 tahun mengabdi, memulai karier dari tenaga honorer sebagai keamanan kantor di tahun 2005, lalu tahun 2010 diangkat menjadi PNS dan baru pada tahun 2011 resmi menjadi PNS," katanya lagi. 

Pilihannya mundur sebagai PNS bukan lantaran sok suci. "Karena ketika nanti waktunya tiba, saya sendiri yang harus mempertanggungjawabkan apa yang saya perbuat, apa yang saya lihat, apa yang saya dengar, dan apa yang saya rasakan," tutupnya. 

Selain membenarkan informasi tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jawa Tengah, Wisnu Zaroh mengatakan Mubarok mundur karena yang bersangkutan ingin mengembangkan usaha yang dirintisnya. 

"Dia beralasan ingin mengembangkan usahanya di bidang handycraft souvenir percetakan undangan yang saat itu sudah berkembang," katanya, Kamis (5/12/2019) 

Berikut postingan PNS tersebut

Resign dari ASN

Waktu terasa begitu cepat,

Tak terasa 5 bulan sudah berlalu..

Per 1 Juli 2019 kemarin saya resmi resign dr ASN,

14,5 Tahun mengabdi,

Memulai karier dari Tenaga Honorer sebagai Keamanan Kantor di tahun 2005,

Diangkat CPNS di Tahun 2010,

Dan menjadi PNS di Tahun 2011.

Akhir 2015 sd Juni 2019 kemarin saya ditugaskan sbg staf di Bagian Keuangan,

Mendapat tugas menyusun perencanaan anggaran dari staf biasa hingga menjadi ketua tim admin perencanaan anggaran.

Semakin banyak tahu tentang seluk beluk perencanaan anggaran harusnya buat diri ini semakin kaya akan pengalaman,

Tp yg saya rasakan malah buat diri ini semakin takut,

Antara hati dan pikiran gak sejalan,

Takut akan pertanggungjawabannya.

Pekerjaan sbg ASN adalah amanah yg sangat besar,

Digaji oleh rakyat,

Ada sumpah yg diucapkan ketika awal menjabat.

Dng sistem yg ada rasanya berat sekali tugas ini bisa dijalankan dng benar dan penuh amanah sesuai sumpah yg pernah diucap.

Keputusan ini bukanlah keputusan yg mudah,

Hidup ini pilihan,

Setiap pilihan ada konsekuensinya

Saya memilih mundur,

Bukan untuk menjadi sok suci,

Karena ketika nanti waktunya tiba,

Saya sendiri yg harus mempertanggungjawabkan apa yg saya perbuat, apa yg saya lihat, apa yg saya dengar, dan apa yg saya rasakan..

Mohon do'anya kepada semuanya semoga saya bisa menjadi manusia yg lebih baik dari keputusan yg saya ambil. (*).


Share
Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Berikut Fakta di Balik 64 Kepala Sekolah SMP Mundur, Diperas Oknum hingga Pilih Jadi Guru Biasa

    NUSANTARA, PENDIDIKAN, -  Baru-baru ini sebanyak 64 kepala sekolah menengah pertama (SMP) di Indragiri Hulu (Inhu) Riau mengundurkan diri gara-gara sering diperas oknum pen

  • 2 bulan lalu

    Terkait 64 Kasek Mundur, Inspektorat Inhu : ada Dugaan Kepala Sekolah di Peras Oknum Penegak Hukum

    "Namun, di antaranya ada informasi bahwa mereka (kepala sekolah) dilakukan pemerasan oleh oknum dari penegak hukum. Ini merupakan informasi yang sangat berat"

    NASIONAL, -

  • 2 tahun lalu

    Bupati Cantik ini Mundur dari Jabatan karena Ingin Merawat Ayah - nya?

    NASIONAL, - Surat pengunduran diri Bupati Indramayu, Anna Sophana resmi disetujui oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

    Surat Keputusan (SK) pemberhentian tersebut, d

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2020 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.