• Home
  • Hukrim
  • "Piti Daging " Itulah Sandi Dugaan Korupsi Jambatan WTC. Bangkinang Untuk Anggota DPRD Kampar
Sabtu, 14 September 2019 11:07:00

"Piti Daging " Itulah Sandi Dugaan Korupsi Jambatan WTC. Bangkinang Untuk Anggota DPRD Kampar

Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi telah melakukan penyidikan terhadap dugaan Korupsi Jambatan Water Front City Bangkinang dengan total kerugian Negara. 39,2 Milyar Rupiah.

Hingga saat ini KPK telah menetapkan dua tersangka dan akan ada tersangka baru. baru baru ini KPK memeriksa Mantan Ketua DPRD Kampar dan Bupati Kampar Jefri Noer.

KPK juga memanggil GM Wilayah I PT Hutama Karya Sarjono terkait kasus korupsi jembatan Bangkinang senilai Rp 39 miliar di Kampar, Riau. Sarjono dijadwalkan akan bersaksi untuk tersangka Adnan.

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka AN (Adnan)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (4/9/2019).

Adnan ditetapkan sebagai tersangka pada 14 Maret lalu selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek jembatan Dinas Bina Marga dan Pengairan Kampar terkait korupsi proyek jembatan Bangkinang. KPK menduga ada kerugian negara dalam proyek ini senilai Rp 39,2 miliar.

Selain Adnan, KPK menetapkan Manajer Wilayah II PT Wijaya Karya Divisi Operasi I, I Ketut Suarbawa. Keduanya diduga KPK menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi dari proyek dengan tahun anggaran 2015-2016.

Adnan disebut meminta pembuatan engineer's estimate pembangunan jembatan Waterfront City tahun 2014 kepada konsultan dan I Ketut meminta kenaikan harga satuan untuk beberapa pekerjaan. Atas perbuatan itu, Adnan diduga menerima uang sekitar Rp 1 miliar.

KPK menyebut kerugian keuangan negara setidaknya sekitar Rp 39,2 miliar dari nilai proyek pembangunan jembatan Waterfront City secara tahun jamak pada 2015-2016 dengan total Rp 117,68 miliar.

Uang Daging

Dugaan diterima Anggota DPRD Kampar terkait Korupsi Jambatan WTC Bangkinang, menurut sumber riauone berpariasi ada yang menerima 3 juta, 4 juta , 6 juta dll sebutan sandi ini adalah uang pembeli daging, lalu siapa saja yang menerima KPK terus mendalami keterlibatan sejumlah Anggota DPRD Kampar periode tersebut.

Sampai berita ini diturunkan tidak satupun Anggota DPRD Kampar atau pun mantan anggota menjawab terkait hal ini. (roc)

Share
Loading...
Komentar

Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.