• Home
  • Hukrim
  • Ini Kronologi Bom Bunuh Diri di Pos Polisi Kartasura
Selasa, 04 Juni 2019 08:44:00

Ini Kronologi Bom Bunuh Diri di Pos Polisi Kartasura

Antara Foto
Loading...

NASIONAL, - Sebuah ledakan bom bunuh diri terjadi di kawasan Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Senin malam (3/6). Seorang pria yang diduga pelaku luka-luka dalam kejadian tersebut. 

Berdasarkan keterangan saksi, Rakian Rangga Putra Perdana (25), pelaku pengeboman mendekat sekitar pos penjagaan polisi di dekat Tugu Kartasura sekitar pukul 22.20 WIB. Saat kejadian, saksi tengah memperbaiki toa yang ada di Pospantau Pospam Tugu Kartasura. 

Pelaku tampak menggunakan kaos hitam, celana jeans, dan tampak menggunakan headset. Kemudian saksi melihat orang yang tidak dikenal tersebut duduk ditrotoar depan Pospantau Pospam Tugu Kartasura. 

Tak lama, pada pukul 22.30 WIB terjadi ledakan didepan Pos pantau pospam Tugu Kartasura. Saksi dan anggota polisi yang berada di Pos pantau pospam tugu Kartasura berhasil menyelamatkan diri. 

Sementara satu orang tak dikenal dan diduga pelaku mengalami luka parah. 

Polisi yang berada di lokasi kemudian mensterilkan tempat kejadian perkara (TKP). Sementara korban yang juga diduga pelaku di bawa ke Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiah, tetapi kemudian dipindah ke RS Ortopedi, Surakarta.

Kapolda lalu mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 00.26 WIB. Sempat beberapa lama di dalam mobil dinas, Rycko kemudian keluar menuju TKP didampingi oleh sejumlah petugas polisi. Dalam keterangan kepada wartawan, ia menyebut serangan bom ini merupakan bom bunuh diri, 

Sekitar pukul 01.00 WIB, Pasukan Densus 88 Antiteror Mabes Polri kemudian melakukan penggeledahan di rumah pelaku bom bunuh diri. Pelaku diduga Rafik Asarrudin (22), warga Kampung Kranggan, Desa Wirogunan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. 

Densus 88 yang didukung jajaran Polda Jateng kemudian melakukan penggeledahan di rumah pelaku berwarna cat putih RT 01 RW 02 Desa Wirogunan, Kartasura.

Polisi memanggil Kepala Desa Wirogunan Marjono sebagai saksi dalam aksi penggeledahan rumah. Sejumlah barang bukti yang diduga bahan-bahan untuk meracik bom telah diamankan.

Densus melakukan penggeledahan sekitar 30 menit. Polisi untuk sementara melakukan sterilisasi di rumah pelaku dan diberikan garis polisi sehingga warga sekitar tidak bisa mendekat ke lokasi. Polisi akan melanjutkan penggeledahan di rumah pelaku lagi pada pagi hari.

Pada penggeledahan pelaku bom bunuh diri juga terlihat Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi. Keduanya kemudian meninggalkan lokasi sekitar pukul 03.00 WIB. (CNN/Ind).

Share
Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    BNPT: Hentikan Penyebaran Foto Korban Ledakan Terminal Kampung Melayu

    NUSANTARA, - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) meminta masyarakat menghentikan penyebarluasan gambar atau video korban ledakan di terminal TransJakarta Kampung
  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.