• Home
  • Hukrim
  • Kapolda Riau Diminta Tangkap : Ardi Amsar Pegawai Bawaslu Pelalawan Cemeeh Pidato Presiden
Rabu, 19 Mei 2021 14:56:00

Kapolda Riau Diminta Tangkap : Ardi Amsar Pegawai Bawaslu Pelalawan Cemeeh Pidato Presiden

PEKANBARU-Pidato Presiden Republik Indonesia Joko Widodo diduga dipotong dan sengaja disalahgunakan oleh sekelompok orang yang tidak suka dengan Presiden, di antaranya komentar nada miring dan cemeeh oleh Pegawai Bawaslu Pelalawan Ardi Amsar di Grup Ikatan Pemuda Kampar Riau.

Ardi Amsar juga berkomentar agar Presiden Joko Widodo memakai teks berpidato " hahaaa besok suruh pakai teks pak Presiden tu kalau macamko malu awak dengan memberi emot tertawa.

Lebih lanjut Ardi juga menantang ketika diingatkan jangan cemeeh pidato Presiden namun ia menulis komentar lagi, "alan cemeeh nyo dmno.. dan bahayo nyo dmno.. ambo mengingatkan bahwa yang di sampaikan itu bukan Provinsi Padang tapi Provinsi Sumatera Barat"

Ardi Amsar merupakan Pegawai Honorer di Bawaslu Kabupaten Pelalawan yang sengaja memancing grup untuk menggiring opini mencemeeh Presiden Joko Widodo, yang vidionya itu belum tentu kebenarannya salah atau tidak, Ardi diminta maaf kepada Presiden kalau tidak akan dilaporkan ke penegak hukum, kata seorang simpatisan Jokowi yang telay berhasil membangun Indonesia

Sebagaimana vidio yang beredar Presiden Joko Widodo dalam vidio itu menyebut Provinsi Padang yang maksudnya mungkin Provinsi Sumbar, isi pidato inilah menjadi bahan olok oleh oleh Ardi Amsar. Sementara itu beberapa pihak meminta Polda Riau segera menangkap dan sudah menghina presiden kepala Negara.  (an/abu/*)

Share
Komentar
Copyright © 2012 - 2021 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.