• Home
  • Hukrim
  • Perang? Amerika Dikepung Armada Perang Rusia-China, Alarm Perang Pasifik
Kamis, 17 Juni 2021 06:42:00

Perang? Amerika Dikepung Armada Perang Rusia-China, Alarm Perang Pasifik

DUNIA, HUKRIM, - Gerombolan jet tempur militer China menerobos langit Taiwan, sementara armada perang Angkatan Laut Rusia (VMF) sudah berada sangat dekat dengan teritorial Amerika Serikat (AS). Fakta itu lah yang sedang terjadi Samudera Pasifik, wilayah perairan terluas di dunia.

Sederet bukti dan informasi memanasnya situasi di Pasifik, sudah disebarkan secara luas oleh media dari seluruh dunia. Kampanye militer Amerika Serikat yang tersebar di sejumlah titik Pasifik, memancing reaksi militer Rusia untuk bertindak.

Tak mau kalah, Angkatan Laut Rusia menggelar latihan besar-besaran di wilayah yang sama. Menurut data yang dikutip VIVA Militer dari Daily Mail, latihan perang militer Rusia diperkuat dengan adanya 20 kapal perang dan 20 jet tempur.

Kemudian yang lebih mengejutkan, ternyata armada perang Rusia sudah berada sangat dekat dengan wilayah AS. Kapal-kapal perang dan jet-jet tempur Rusia disebut hanya berjarak 300 mil (482,8 kilometer), dari lepas pantai Hawaii.

Mengetahui hal tersebut, Komando Indo-Pasifik AS langsung mengerahkan tiga unit jet tempur siluman Lockheed Martin F-22 Raptor. Pihak militer AS memastikan, segala bentuk aktivitas yang dilakukan pasukan Rusia berada dalam pengawasan penuh.

Sementara itu, China yang merupakan seteru AS di Asia sekaligus negara sekutu terbesar Rusia, terus menunjukkan taringnya.

Rabu 16 Juni 2021, 28 unit jet tempur Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAAF) kembali melakukan provokasi di wilayah Republik China (Taiwan). Pesawat-pesawat Tiongkok dengan sengaja lagi-lagi memasuki wilayah Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ).

Aksi itu menunjukkan besarnya ambisi China untuk mengembalikan Taiwan ke dalam wilayah kedaulatannya. Meskipun, niat China ini mendapat tentangan keras dari AS yang notabene adalah sekutu Taiwan.

Bukan cuma Taiwan yang wilayahnya kerap diterobos unit alat utama sistem persenjataan milik China. Jepang, Malaysia dan Vietnam juga pernah dibuat geram dengan aksi provokatif militer China.

Akan tetapi, tindakan yang dilakukan militer China bukan semata-mata hanya sebagai simbol ambisi. Namun juga, menjadi respons atas apa yang dilakukan militer Amerika. Masuknya 28 jet tempur China ke Taiwan, ternyata adalah reaksi dari kedatangan kapal induk USS Ronald Reagan (CVN-76) ke Laut China Selatan. (VVA/*).

Share
Berita Terkait
Komentar
Copyright © 2012 - 2021 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.