• Home
  • Hukrim
  • Polisi Buru Pengedit Kalimat Tauhid di Video Haringga
Rabu, 26 September 2018 08:04:00

Polisi Buru Pengedit Kalimat Tauhid di Video Haringga

suporter.
NASIONAL, HUKRIM,  -- Polisi telah menegaskan tidak ada kalimat tauhid di tempat kejadian perkara (TKP) pengeroyokan Haringga Sirila. Adanya video yang beredar dipastikan polisi sebagai video suntingan (editan). Polisi pun akan menyelidiki pembuat video tersebut.
 
"Kita akan selidiki sumbernya, kan mengubah (konten video) itu," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Trunoyudho Wisnu Andiko, semalam Selasa (25/9).
 
Trunoyudho memastikan, dalam proses penyelidikan kepolisian atas kasus pengeroyokan Jakmania asal Cengkareng itu, kepolisian tidak menemukan adanya teriakan "Laa ila hailallah". Adanya video pengeroyokan Haringga dengan latar suara kalimat tauhid itu pun menimbulkan keresahan dan perdebatan di masyarakat.
 
Kepolisian menyatakan akan mencari tahu siapa pelaku penyunting video tersebut dan asal muasal video tersebut. "Kalau tidak kita lakukan penindakan jadi meresahkan," ujar Trunoyudho dilansir republika.
 
Dalam penelusuran singkat, salah satu pengunggah video berlatar suara kalimat tauhid di Youtube adalah akun WAJAH JAKARTA. Video berdurasi 30 detik tersebut hingga Selasa (25/9) siang pukul 12.23 masih bisa diakses.
 
Sementara dalam kasus pengeroyokan berujung kematian ini, sudah ada delapan pelaku yang ditangkap. Delapan tersangka itu adalah Goni Abdulrahman (20 tahun), Aditya Anggara (19 tahun), Dadang Supriatna (19 tahun), SMR (17 tahun), DFA (16 tahun), Budiman (41 tahun), Cepy Gunawan (20 tahun), dan Joko Susilo (31 tahun).
 
Mereka dijerat Pasal 170 KUHP karena melakukan penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Para pelaku terancam penjara paling lama dua belas tahun. (rep/*).
Share
Berita Terkait
  • 56 menit lalu

    Upah Lembur Pekerja PT Noorel Ide telah Clear dibayarkan

    riauone.com, - Menanggapi pemberitaan media yang memberitakan bahwa PT Noorel Idea tidak membayar upah lembur pekerja kilang PT Pertamina RU II Dumai yang sedang melakuka

  • -17224 detik lalu

    Tanggapi Kritik Aksi Blokir Jurdil2019 Di WAG, Alumni Unpad: Statistika Bukan IT!

    NASIONAL, POLITIK, - Situs Jurdil2019.org memberikan informasi pembanding hasil real count perolehan suara sementara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

    Awalnya, informasi

  • 19 menit lalu

    Bawaslu Sebut Situs Jurdil 2019 Diblokir karena Tak Netral, Situs KPU apakah Netral juga?

    NASIONAL, POLITIK, - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mochammad Afifuddin menyebut penutupan situs pemantau jurdil2019.org atau Jurdil 2019 dilakukan lantaran terdapat in

  • -5644 detik lalu

    Komisi Pemilihan Umum Gelar Pemungutan Suara Ulang di 393 TPS

    NASIONAL, POLITIK, - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan pemungutan suara ulang (PSU) Pemilu 2019 di 393 tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Indonesia

    Komision

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.