• Home
  • Hukrim
  • Sedang Melaut, Nelayan di Riau di Tembaki, Dua Meninggal
Rabu, 12 September 2018 06:34:00

Sedang Melaut, Nelayan di Riau di Tembaki, Dua Meninggal

Loading...
NASIONAL, NUSANTARA, - Kasus penembakan yang menimpa nelayan Kapal Motor (KM) Barokah Sari di Perairan Bagan Siapi-Api, Pulang Halang, Riau, Minggu malam lalu harus diusut tuntas. Sebab, kasus penembakan itu telah membuat dua nelayan tewas.
 
“Penembakan yang mengakibatkan dua orang nelayan ini sudah sangat biadab. Makanya, aparat Kepolisian wajib mengusut tuntas pelakunya,” kata Anggota Komisi IV DPR Ono Surono, Selasa (11/9).
 
Penembakan terhadap kapal yang dinahkodai Sumpel dan beranggotakan 10 anak buah kapal (ABK) terjadi pada Minggu (9/9) lalu, sekitar pukul 23.00 WIB.
 
Saat itu, KM Barokah Sari tengah mencari kerang dengan menggunakan alat Teg Telan di Perairan Bagan Siapi-Api. Tak berselang lama, KM berkapasitas 15 GT ini disorot lampu yang sangat terang dari salah satu kapal yang belum diketahui identitasnya. Tiba-tiba kapal ini melakukan aksi penembakan dan kejar-kejaran selama kurang lebih dua jam.
 
Dalam peristiwa ini, tiga ABK terkena tembak. Dua di antaranya dipastikan meninggal. Korban penembakan yaitu Manggor (47), yang tertembak di dada dan Agus (25), tertembak kepala kanan. Keduanya meninggal. Kemudian Irwansyah (26), kena tembak di bagian pinggul kanan.
 
"Setelah itu, nahkoda KM Barokah Sari menginfokan ke kapal yang lain untuk minta pertolongan,” kata Ono, berdasarkan keterangan personil TNI yang diperolehnya di lapangan.
 
Pada Senin pagi, sekitar pukul 05.00 WIB, pertolongan datang dari personil TNI AD bernama Iksan menyarankan KM Barokah Sari sandar di Posmat Panipahan. Para korban langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Tengku Mansyur, Kota Tanjung Balai untuk dapat perawatan pertama.
 
Dalam pemeriksaannya, satu ABK yang dinyatakan tewas kini menjalani autopsi di RS Jasmin Saragih Pematang Siantar. Sementara korban tewas lainnya bersama korban luka tembak dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk pengambilan proyektil yang kondisi pecah di dalam.
 
Atas kasus ini, Ono meminta aparat penegak hukum melakukan pengusutan dengan tuntas. Terlebih, kasus penembakan ini tidak terjadi di lokasi perbatasan laut dengan negara lain.
 
“Intinya, kasus penembakan ini sudah biadab dan pelakunya harus dibawa ke pengadilan,” pungkas politisi PDIP itu. (rmol/*).
Share
Loading...
Berita Terkait
  • 3 jam lalu

    Are Southeast Asia?s Retailers and Brands customer #ready?

    Southeast Asia's leading retailers, investors and technology leaders to meet at #ready2018 in Singapore to discuss the future of digital commerce and SEA's readiness f

  • 3 jam lalu

    Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Jadi Rp5.397 T!

    NASIONAL, - Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia terus tumbuh di akhir kuartal III-2018. Posisi ULN Indonesia pada akhir kuartal III-2018 tercatat US$ 359,8 miliar atau Rp 5.397 tr

  • 3 jam lalu

    Ini Besaran Utang Luar Negeri BUMN di Indonesia

    NASIONAL, - Utang Luar Negeri Indonesia terus tumbuh di akhir kuartal III-2018. Posisi ULN Indonesia pada akhir kuartal III-2018 tercatat US$ 359,8 miliar atau Rp 5.397 triliun
  • 3 jam lalu

    128 Atlit Pencak Silat Ikuti Kejurkab Tajaan IPSI Inhil

    RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Untuk memantau dan menjaring atlit yang berpotensi, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Indragiri Hilir menaja Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2018 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.