• Home
  • Kepri
  • Segel Bekas Tambang Bauksit Penyidik KLHK di Tembeling rusak
Senin, 25 Maret 2019 06:31:00

Segel Bekas Tambang Bauksit Penyidik KLHK di Tembeling rusak

tambang bauksit. ilustrasi.

Penyegelan dilakukan bulan lalu. Artinya, setelah disegel tidak boleh ada aktivitas apapun di lokasi itu

KEPRI, Tanjungpinang, - Segel yang dipasang penyidik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di lahan bekas pertambangan bauksit di Tembeling Tanjung, Kelurahan Tembeling, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, rusak.

Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan Ditjen Penegakan Hukum KLHK, Sustyo Iriyono, yang dihubungi Antara di Tanjungpinang, Minggu, mengatakan, timnya yang berada di Bintan masih menyelidiki penyebab kerusakan segel KLHK di lokasi pertambangan yang merusak lingkungan tersebut.

"Tim kami masih menyelidikinya," ujarnya.

Berdasarkan pantauan Antara, segel penyidik KLHK dipasang di antara batang pohon yang berada di lokasi pertambangan, tidak jauh dari Sistem Produksi Air Minum (SPAM).

Segel tersebut diduga sudah beberapa hari rusak. Pada segel tersebut, tampak tanah kuning yang menebal.

"Penyegelan dilakukan bulan lalu. Artinya, setelah disegel tidak boleh ada aktivitas apapun di lokasi itu," tegasnya.

Berdasarkan data Antara, aktivitas pertambangan bauksit dengan modus pembangunan panggung di lahan yang direncanakan dibangun taman dalam kondisi rusak parah. Perusahaan yang melakukan pertambangan di lokasi itu yakni CV Buana Sinar Khatulistiwa yabg dipimpin Budi dan CV Tan Maju Bersama Sukses yang dipimpin Amin.

Sementara Sekretaris Camat Bukit Bestari Kota Tanjungpinang, Bobby Satya Kifana, yang mengaku sebagai persero pasif pada CV Buana Sinar Khatulistiwa, mengatakan, pematangan lahan dikerjakan.

"Ini saya ke lokasi," kata Bobby.

Bobby tidak ingin mengomentari pertambangan bauksit yang dilakukan perusahaan itu di Pulau Dendang.

"Saya tidak mencampurinya. Coba tanya ke direktur," ucapnya. (ant/*).

Share
Berita Terkait
  • tahun lalu

    Kabupaten Bintan Surganya Tambang Bauksit

    KEPRI, BINTAN, Selamat datang di Bintan, satu dari lima kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau.

    Negeri berjuluk Segantang Lada itu tidak hanya terkenal dengan keindahannya,

  • 2 tahun lalu

    Lahan Kampung Gisi Bintan rusak akibat tambang bauksit

    Kami menduga itu (rumah) hanya akal-akalan pengusaha. Kita lihat nanti perkembangan hasil penyelidikan

    KEPRI, Tanjungpinang, - Sejumlah lahan di Kampung Gisi, Kecamatan Te

  • 2 tahun lalu

    Kadis ESDM Kepri gugup ditanya soal izin tambang bauksit

    Tidak 'fair' kalau hanya Amjon dan Azman yang dikenakan sanksi. Saya menduga ada pihak lainnya

    KEPRI, Tanjungpinang, - Kepala Bidang Pertambangan, Hendri Kurniad

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2020 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.