• Home
  • Kepri
  • Ombak Kuat di Bintan Harga Ikan Tinggi dan Langka di Pasaran
Jumat, 17 Februari 2017 07:31:00

Ombak Kuat di Bintan Harga Ikan Tinggi dan Langka di Pasaran

BINTAN, – Lastni (46), merasa kakinya pegal sekali. Warga Toapaya Utara ini kelabakan mencari ikan di pasar. Lapak ikan yang ditemukannya pada kosong melompong. “Sulitnya cari ikan hari ini,”ujarnya seraya menghempaskanya barang belanjaannya ke dapur.
 
Kalau pun ada Ikan kata dia, adalah jenis ikan beku. Dia butuh ikan segar. Masalnya, berharap ikan segar di tengah cuaca yang berubah ubah saat ini sulit. Gelombang tinggi yang melanda perairan di Bintan masih membuat nelayan masih tak berani melaut. 
 
Tak hanya di Toapaya, kelangkaan ikan segar juga dirasakan di Kijang, Kecamatan Bintan Timur. Pedagang ikan di Pasar Baru Barek Motor Kijang terpaksa meliburkan diri karena pasokan ikan nelayan kosong. Dari 45 lapak yang ada di pasar, hanya 8 lapak yang terlihat menggelar dagangan.
 
Yadi (27), salah satu pedagang mengatakan, dia tak bisa jualan Kamis (16/2) itu. Tidak ada ikan masuk yang bisa ditawarkan ke pembeli.
 
"Nelayan kita belum ada yang berani turun nampaknya, cuaca kurang bagus,"kata dia.
 
Ketinggian ombak laut berdasarkan yang dia dengarkan dari nelayan bahkan sudah sampai empat hingga lima meter.
 
Kondisi demikian berimbas pada harga ikan. Harga pun naik. Ikan pari misalnya, naik Rp 10 ribu menjadi Rp 20 ribu. Rata rata kenaikan ikan lain pun berkisar pada angka 10 ribu rupiah tersebut.
 
Tak hanya di laut dan pesisir, angin kuat dirasakan hingga area yang jauh dari laut. Pantauan Tribun Kamis pukul 12.00, bumbungan awan hitam di sebagian wilyah Bintan tampak pekat. Angin kuat dirasakan pengguna kendaraan bermotor terutama roda dua .
 
Sejumlah pengendara motor di lintas barat mengungkapkan, tekanan angin membuat sepeda motor mereka oleng. “Angin kuat, sepeda kayak didorong dorong, kalau tak menjaga kestabilan jatuh kita,”kata Laisa, warga Teluk Sebong saat melintasi jembatan I Bintan.
 
Laporan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang yang diakses secara online, angin pada umumnya bertiup dari arah utara dengan kecepatan sekitar 05 – 20 knots atau 10 sampai dengan 40 km /jam. (*/trb)
Share
Berita Terkait
  • 5 tahun lalu

    Gelombang Tinggi, Rumah di Inhil Riau Jatuh ke Laut

    KATEMAN, INHIL, RIAU, - Angin kencang mengakibatkan gelombang tinggi terjadi di Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil, Riau, Minggu (7/2/201
  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2020 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.