• Home
  • Nusantara
  • Dasirun Babak Belur Curi Kambing untuk Biaya Khitan Anaknya
Rabu, 19 Juli 2017 08:12:00

Dasirun Babak Belur Curi Kambing untuk Biaya Khitan Anaknya

BREBES - Dasirun (33) asal RT 5/RW 2 Desa Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, masih bernasib baik.
 
Dia dan dua rekannya tepergok mencuri tiga kambing di rumah Turnyad, Selasa (18/7/2017) dini hari.
Dasirun babak belur dihajar warga Dusun Lamaran, Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Brebes.
 
Tidak hanya itu, pelaku nyaris dibakar hidup-hidup.
Beruntung, petugas Polsek Larangan tiba sebelum aksi main hakim sendiri itu berlanjut.
 
Kepada polisi, Dasirun mengaku mencuri kambing untuk biaya khitan anaknya.
"Saya terpaksa mencuri buat ongkos khitan anak saya sebentar lagi," tutur Dasirun di depan penyidik Polsek Larangan.
 
Ketika pencurian Turnyad hendak salat tahajud sekitar pukul 03.00 WIB.
Tiba-tiba dia mendengar suara gaduh di kandang kambingnya yang berada di belakang rumah.
 
Turnyad segera beranjak membuka pintu belakang. Dia melihat tiga pria tak dikenal memanggul sesuatu berwarna putih di areal persawahan.
Penasaran, Turnyad melongok ke kandang. Lelaki paruh baya itu kaget karena tiga kambing miliknya raib.
 
Tak ayal lagi, dia langsung berteriak maling berulang-kali. Para tetangganya kontan terbangun.
Mereka segera mengejar tiga maling berpakaian serba hitam yang lari menyusuri sawah.
 
Dua pelaku mampu melarikan diri menggunakan motor yang telah disiapkan di lokasi agak jauh dari rumah Turnyad.
Apes bagi Dasirun yang tertangkap warga. Tanpa dikomando, warga menghajarnya hingga babak-belur.
 
Tak hanya itu, warga yang emosi membakar motor Honda CS-One milik Dasirun.
Mereka bermaksud membakar tubuhnya juga tapi polisi bertindak sigap.
 
"Pelaku berhasil kami amankan dan langsung dibawa ke Mapolsek," kata Kapolsek Larangan, AKP Joko Witanto, mewakili Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto.
 
Dalam pemeriksaan, Dasirun mengaku baru sekali melakukan pencurian. Jelas saja, polisi tak serta-merta mempercayai.
"Kami masih mengejar dua pelaku yang buron. Kedua pelaku tersebut sudah kami kantongi namanya," jelas AKP Joko.
 
Dia menyebut Dasirun melanggar Pasal 363 KUHP tentang pencurian disertai pemberatan dengan ancaman pidana penjara maksimal tujuh tahun. (trb/*).
 
Share
Berita Terkait
  • -13922 detik lalu

    Ketua Komisi I Apresiasi Kinerja Gugus Tugas dan Tenaga Medis

    BENGKALIS, PARLEMEN, -  Ketua Komisi I Zuhandi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kinerja tim gugus tugas, dinas kesehatan, tim medis dan semua unsur yang

  • -10202 detik lalu

    Coocaa S6G TV breaks e-commerce live streaming record on Lazada Vietnam with 1000 in sales

    Lazada live streaming (LazLive) witnessed new record-high numbers in Vietnam on May 28, drew nearly 5000 views and more than 30.000 likes.

    HO CHI MINH CITY, VIENAM - May 2

  • -6422 detik lalu

    va-Q-tec supports pharmaceutical industry in Asia with worldwide logistics of COVID -19 diagnostic kits

    Leading pharmaceutical companies in Asia use va-Q-tec's temperature-controlled box-and container-solutions for international distribution.

    va-Q-tec's high-perfor

  • 20 menit lalu

    Pemkab Kerinci Gelar Rapid Test di Kantor Bupati dan Sejumlah Pasar Tradisionl Kerinci

    KERINCI - Guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19, Pemkab Kerinci mulai melakukan rapid test bagi masyarakat Kerinci.

    Pemkab Kerinci menggelar rapid test massal ditig

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2020 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.