• Home
  • Nusantara
  • Pengamat: Pemerintah perlu gerak cepat atasi masalah di Papua
Minggu, 01 September 2019 06:18:00

Pengamat: Pemerintah perlu gerak cepat atasi masalah di Papua

NUSANTARA, - Pengamat politik Nation State Institute Indonesia (NSI Indonesia) Yandi Hermawandi mengingatkan pemerintah untuk gerak cepat dalam mengatasi konflik di Papua.

"Jangan sampai berlarut-larut. Sebab jika lihat eskalasinya, berawal dari konflik horizontal antar warga di Jawa Timur, kemudian merembet ke Papua hingga saat ini menjadi konflik vertikal tentu konflik ini sangat berpotensi menjadi lebih besar lagi," katanya kepada Antara melalui WA, Ahad.

Hal ini dikatakannya mengomentari kerusuhan yang menyebar di sejumlah wilayah Papua akhir-akhir ini setelah terjadinya insiden pengepungan di Asrama mahasiswa Papua di Surabaya.

Menurut dia, upaya gerak cepat tersebut dibutuhkan mengingat isu Papua tengah diupayakan menjadi isu internasional.

Selain itu, ia juga mengingatkan untuk lebih mengedepankan cara-cara damai dan tidak menggunakan cara-cara represif dalam menangani masalah di Papua.

"Sebab jika cara represif dipakai, maka bisa jadi konflik akan semakin meluas," katanya

Menurut dia, berdasarkan data yang dihimpun oleh Nation State Institute Indonesia (NSI Indonesia), salah satu akar konflik Papua adalah akibat tindakan represif terhadap masyarakat Papua.

"Dan ini berlangsung sejak zaman Orde Baru," katanya. (ant/*).

Share
Loading...
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Wooww, Dibuat Satu Pintu Hanya Pak Wiranto yang Boleh Bicara Soal Papua Gaess

    NASIONAL, - Pemerintah telah sepakat membuat layanan informasi satu pintu untuk menyampaikan kondisi terkini terkait kerusuhan di Papua dan Papua Barat. Pusat layanan informasi

  • 4 minggu lalu

    Kapolsek Sukajadi yang Beri Miras ke Mahasiswa Papua Dicopot

    NASIONAL, - Kapolsek Sukajadi Kompol Sarce Christiaty Leo Dima dicopot dari jabatannya. Kompol Sarce dimutasi sebagai Perwira Menengah Pelayanan Markas (Pamen Yanma) Polda Jabar

  • 2 bulan lalu

    Sebanyak 100 san Brimob Polda Riau dikirim ke Papua jaga Freeport

    RIAU, PEKANBARU, -  Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia mengirimkan 100 personel Brigade Mobil Polda Riau ke tanah Papua dengan tugas khusus membantu mengamankan per

  • 9 bulan lalu

    OPM Papua yang menuntut pemisahan Papua dari Indonesia, apa dan siapa mereka?

    DUNIA, - Kelompok bersenjata yang mengaku membunuh sejumlah pekerja proyek jembatan di Nduga, Papua, awal bulan ini, telah menolak seruan pemerintah untuk menyerah. Alih-alih, k

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.