Selasa, 25 September 2018 10:02:00

Jejak Nabi Daud AS

Benteng Yerusalam (Menara Daud)
 
NASIONAL, -- Daud AS adalah keturunan dari Ya'qub. Garis keturunannya menyambung hingga Ibrahim AS dari jalur Ishaq. Dawud diangkat sebagai nabi diperkirakan pada 1010 Sebelum Masehi.
 
Kisah-kisah Nabi Daud diabadikan dalam Alquran seperti cerita peperangan dengan Jalut dan mukjizat menaklukkan besi. Alquran menyebut nama Daud AS sebanyak 16 kali.   
 
Allah SWT memberikan wahyu berupa Zabur. Bacaannya yang merdu terabadikan oleh sejarah. Hingga muncul iztilah mazamir atau nyanyian Daud. Alam pun seraya bertasbih mengikuti senandung Sang Nabi ketika melantunkan Kitab Suci itu. Nabi
 
Daud adalah nabi bagi tiga agama Samawi, yakni Yahudi, Nasrani, dan Islam. Ia meninggal pada usia 100 tahun lebih. Risalahnya diteruskan oleh putranya, Sulaiman AS. Berikut beberapa jejak Nabi Daud AS yang bisa ditelusuri hingga kini: 
 
Makam
Makam Nabi Dawud terletak di Bukit Zion, Yerusalem, yang menyatu dengan sebuah masjid. Makam ini kini tengah diklaim sebagai situs suci umat Yahudi. Namun, berdasarkan kesepakatan otoritas setempat, baik dari Lembaga Islam Tertinggi maupun Majelis Wakaf dan Urusan Islam Palestina serta keluarga besar ad-Dajani, bahwa kesepakatan yang menganeksasi situs ini antara Vatikan dan Zionis Israel tidak bisa dibenarkan. Situs ini, menurut catatan sejarah yang kuat adalah wakaf umat Islam, karena itu harus dipertahankan.
 
Mihrab
Mihrab merupakan tempat berdoa dan berzikir yang diabadikan dalam Alquran. Sedangkan, Mihrab Dawud AS adalah salah satu mihrab yang terkenal di Yerusalem dan konon pernah digunakan oleh Nabi Dawud. Mihrab ini pernah dibangun kembali oleh Sultan Hisamuddin Lasyin pada rentang waktu 696-698 M/1298-1296 H.
 
Lokasinya di luar Masjid al-Aqsha. Berada di benteng gerbang Kota Yerussalem, hingga pada masa itu gerbang ini dikenal denga sebutan Gerbang Mihrab.
 
Tambang Besi
Nabi Dawud AS dikenal memiliki keahlian sebagai pandai besi yang andal. Mengutip nationalgeographic.com pada 28 Oktober 2008, ditemukan lokasi yang diduga sebagai pusat tambang besi pada masa Dawud dan anaknya, Sulaiman, di Yordania bagian Selatan. Tidak hanya besi, tetapi juga berbagai jenis barang tambang meliputi emas, perak, tembaga, dan perunggu. Konon, bahan-bahan inilah yang dijadikan sebagai material pembangunan Kuil Sulaiman.
 
Sumber : Islam Digest Republika
Share
Berita Terkait
  • 4 jam lalu

    Kiai Maruf Targetkan Kemenangan 60 Persen Suara di Banten

    Kampanye terbuka TKN Jokowi-Maruf akan dimulai di Serang, Banten.

    TANGERANG, - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, KH. Maruf Amin menghadiri beberapa kegiatan d

  • 4 jam lalu

    Kubu Prabowo Bahas Strategi Kampanye Terbuka

    Manado akan menjadi titik pertama yang didatangi Prabowo

    NASIONAL, POLITIK, - Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso, mengatakan, pimpinan teras partai ko

  • 5 jam lalu

    Kadis ESDM Kepri gugup ditanya soal izin tambang bauksit

    Tidak 'fair' kalau hanya Amjon dan Azman yang dikenakan sanksi. Saya menduga ada pihak lainnya

    KEPRI, Tanjungpinang, - Kepala Bidang Pertambangan, Hendri Kurniad

  • kemarin

    Iskandarsyah: Gubernur harus tutup tambang timah 0 - 2 mil

    Selama ini pihak perusahaan tidak konsisten dalam memberikan bantuan kompensasi langsung kepada masyarakat nelayan

    KEPRI, Tanjungpinang, - Anggota Komisi II DPRD Provinsi

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.