• Home
  • Otonomi
  • BNN Pelalawan Turunkan Tim Disejumlah Titik Rawan Narkoba
Selasa, 27 Desember 2016 09:04:00

BNN Pelalawan Turunkan Tim Disejumlah Titik Rawan Narkoba

BNN amankan sabu di riau beberapa waktu lalu.
PELALAWAN, RIAU, - Meminimalisir peredaran serta penggunaan Narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pelalawan memastikan melakukan pamantauan sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya transaksi Narkoba diwilayah hukum kabupaten Pelalawan pada malam pergantian tahun baru masehi 2017.
 
Dan bahkan, guna melakukan pengawasan ketat terhadap peredaran serta penyalahgunaan Narkoba, disejumlah lokasi BNK Pelalawan juga akan melakuan tes urin ditempat terhadap mereka yang terindikasi pemakai narkoba.
 
" Kita ingin masyarakat Kabupaten Pelalawan bebas narkoba. Untuk itu, maka kita (BNN,red) tidak bosan-bosannya melakukan langkah-langkah pencegahaan dan penerapan hukum kepada siapa saja yang terlibat narkoba," ujar Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Pelalawan AKBP Andi Salomon.
 
Lanjutnya, pihaknya mengimbau agar masyarakat Pelalawan tidak memakai dan mengkonsusmi barang haram narkoba tersebut. Pasalnya, selain mengancam kesehatan tubuh, narkoba ini juga merusak hubungan harmonis keluarga serta merusak moral para generasi penerus bangsa.
 
" Jadi, kita tidak main-main dalam perkara Narkoba ini. Untuk itu, maka dalam pergantian tahun baru masehi ini, kita telah menyiapkan belasan personil yang di turunkan kelapangan guna memantau titik rawan tempat-tempat transaksi narkoba," sebutnya.
 
Sambungnya, merujuk pengalaman tahun baru sebelumnya, di saat detik-detik tahun baru, banyak masyarakat yang memanfaatkan momen ini untuk bersukaria dan terkadang masyarakat memanfaatkan pesta ini untuk mengkonsumsi barang terlarang tersebut.
 
" Jadi, ini yang perlu kami lakukan pengawasan ketat sehingga diharapkan ueforia pergantian tahun ini tidak disalah gunakan. Sedangkan para personil yang kita turunkan nanti, dilengkapi peralatan tes urin dan akan melakukan pemeriksaan pada tempat-tempat tertentu, seperti tempat hiburan, baik itu tempat karoke, warung-warung hiburan, hotel dan lain sebagainya," tuturnya.
 
Ditambahkan Andi Salamon MH, pihaknya mengharapkan kepada masyarakat untuk bisa bekerja sama dengan pihak BNN. Dan kerjasama yang dimaksud adalah masyarakat bisa menghubungi pihak BNN jika mengetahui atau mensinyalir tempat tertentu menggelar pesta narkoba.
 
" Jadi, apa yang kita lakukan ini bukan menganggu hiburan menyambut tahun baru bagi masyarakat, akan tetapi selaku aparat yang diamanahkan menjalankan tugas, hal ini sudah sepatutnya dan bahkan harus menjalankan amanah. Dan kegiatan seperti ini, tidak hanya kita gelar pada saat tahun baru saja, tapi pada hari biasa juga akan terus kita giatkan. Sehingga peredaran narkoba di Kabupaten yang terkenal dengan kedahsyatan Gelombang Bononya yang telah mendunia, benar-benar berhasil diberantas," pungkasnya. (mcr/roc).
Share
Loading...
Berita Terkait
  • 5 bulan lalu

    Badan Narkotika Nasional: ada 16.000 pekerja di Batam terlibat Narkoba

    KEPRI, Tanjungpinang, - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepulauan Riau, mencatat ada sekitar 16.000 kalangan pekerja di Batam, terlibat penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan t

  • 3 tahun lalu

    Narkoba Terus Beredar, BNN Musnahkan 30 Kg Sabu dan 29.367 Ekstasi

    NUSANTARA, -  Badan Narkotika Nasional memusnahkan barang bukti 30 kilogram sabu-sabu, 498 ganja sintetis, 1.518 narkotika dalam bentuk tanaman, 29.367 butir ekstasi s
  • 4 tahun lalu

    Kopri Provinsi Jambi Mou Bersama BNN Cegah Narkoba

    JAMBI, PROVINSI, - Pemerintah Provinsi Jambi melalui. Ketua Dewan Pengurus Korps Pegawai Negeri (KORPI) mengadakan penandatangan bersama untuk memberantas Narkoba di lingku
  • 4 tahun lalu

    Razia Hiburan Malam di Dumai, BNN Riau Jaring 37 Tamu Positif Narkoba

    RIAUONE.COM, DUMAI, RIAU, ROC, - Akibat banyaknya tempat hiburan di Kota Dumai, membuat masyarakat senantiasa mencari tempat hiburan malam dimanapun berada
  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.