• Home
  • Parlemen
  • DPRD Bengkalis Kunjungi PT CPI terkait Bantuan Sementara Air Baku PDAM Duri
Senin, 02 Desember 2019 06:02:00

DPRD Bengkalis Kunjungi PT CPI terkait Bantuan Sementara Air Baku PDAM Duri

BENGKALIS, PARLEMEN, - Ketua DPRD H. Khairul Umam, Wakil Ketua I Syahrial, Wakil Ketua III Syaiful Ardi, Komisi I yang diketuai oleh Zuhandi dan Komisi III yang diketuai oleh H. Adri mengadakan Kunjungan kerja ke PT Cevron Pasific Indonesia (CPI) Rumbai, Pekanbaru (29/11/2019).

Kunjungan terkait Bantuan sementara Air Baku PDAM Duri (Tambahan Volume) dan Potensi Lahan PT. CPI yang bisa di pinjam pakai atau hibah ke Pemerintah Daerah.

Rombongan di sambut langsung oleh Sukamto Tamrin (GM Government Affairs dan Operation Support PT CPI), Rudi Arief (Manager Corperate Affairs Asset North), dan Wandedi (Manager Corporate Affairs Asset South).

Ketua DPRD Bengkalis H. Khairul Umam menyampaikan maksud dari kunjungan ini adalah tindak lanjut dari keresahan masyarakat khususnya di Mandau tentang masalah air, Pemerintah sebelumnya telah berusaha mencari sumber air dari PDAM.

“Pada prinsipnya adalah ingin melakukan kerja sama, karena biasanya kita mendapatkan air dari yang dimiliki cevron, kerja sama pemerintah dengan perusahaan multinasional yang beroperasi di wilayah Bengkalis sehingga kita ingin membantu keluhan masyarakat kita, untuk sementara kita ingin menambah debit air yang disalurkan ke masyarakat, kalau bisa tahun 2020 ini kita mendapatkan aliran air itu, supaya masyarakat bisa mendapatkan air tentunya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sumber air yang sekarang ini masih bisa digunakan adalah yang dari Cevron, pada kesempatan ini lah kita duduk bersama mudah-mudahan ada jalan keluarnya, permohonan kami di sini tolong sebisa mungkin bagaimana caranya supaya masyarakat terpenuhi kebutuhan air nya", Jelasnya.

Anggota Komisi III Hendri juga menyampaikan PDAM yang ada di Mandau adalah suplai untuk masyarakat yang ada di Mandau namun sekarang ini debit airnya jauh menurun.

“Pertama kami sengaja datang ke sini dengan full team tentu berharap lebih, bagaimana Cevron boleh membantu Pemerintah Daerah dalam memenuhi kebutuhan air, kami minta bantu tambahan kebutuhan air masyarakat yang ada di Mandau ini, kedua kami perlu juga meminta bantuan ke pada pihak Cevron terhadap lahan eks-Caltex yang berada di Mandau dan sekitarnya", terangnya.

Direktur PDAM Jufrizal Menjawab “kami dari PDAM sudah sering berkomunikasi dengan Cevron, kondisi air yang di distribusikan terakhir sampai 30L/detik, pipa kita ada 140 terakhir kita hitung dari lapangan, kami mohon terkait debit air 140L ini minimal sampai di pipa kami itu 100, kami juga berterima kasih kepada Cevron yang selama ini dari awal terbentuk nya PDAM masih bergantung dengan air baku dari CPI, kita berharap juga terhadap aset kita yang di kantor PDAM itu yang ada 6 hektar, kita juga sudah menganalisa untuk membuat waduk cadangan supaya bisa diserahterimakan,” ucapnya.

Dari pihak CPI Rudi Arief (Manager Corperate Affairs Asset North),menanggapi “CPI memiliki niat baik untuk menyediakan air untuk PDAM dengan komitmen kita menyediakan 25000 BWPD dengan catatan bahwa sepanjang tersedianya air sungai ranau dan sepanjang fasilitas dapat dioperasikan, kita sudah mencoba untuk memaksimalkan dan meningkatkan supply water itu tapi terkendala pada dua hal yaitu umur dari pompa dan pipa kita yang sudah tua", terang Rudi Arief.

Anggota DPRD Sanusi “Persoalan air di Mandau ini sudah terjadi bertahun-tahun, memang kondisi real saat ini tidak ada sumber air lain yang diharapkan masyarakat, berbeda dari yang dahulu, karena sekarang debit air berkurang kebutuhan masyarkat semakin meningkat, di forum ini kami menyampaikan aspirasi dari masyarakat yang berada di Mandau jika persoalan kendala nya belum mendapatkan persetujuan dari SKK Migas, kita sangat berharap dari keterwakilan Cevron pada hari ini bisa mengajak kita bersama sama untuk merundingkan dengan SKK migas ataupun dengan kementerian ESDM menjelang dua tahun ini sebelun proyek nasional diantara 3 kabupaten yang disebut Durolis, kita sangat berharap dari Cevron untuk mempertimbangkan dengan sesungguhnya, dan jika komunikasi ini dilakukan dengna lintas sektoral kami siap untuk berpartisipasi", ucap Yung Sanusi.

Selanjutnya dari ketua Komisi III DPRD Bengkalis H. Adri juga menyampaikan kalau bisa mencapai ke angka 60.000 BWPD (110L/det), "ini sudah syukur Alhamdulillah, itu harapan dari kedatangan kami ke sini, yang kedua FCPA for water supply to Duri Community throught PDAM telah di setujui oleh Corp Compliance. FCPA berakhir tanggal 31 des 2020, ini juga harapan saya kalau bisa FCPA di perpanjang sampai 2021, harapan kami minta tolong bagaimana caranya supaya normal kembali", ungkapnya.

Kemudian Anggota DPRD Nanang Haryanto “saya sepakat apa yang di sampaikan Anggota DPRD tadi, kami mohon agar ini dapat terpenuhi, mengenai lahan kami menambahkan terkait masalah Jalan Wonosobo di Sebanga Kelurahan Talang Mandi, jalan itu menghubungkan Kelurahan Talang Mandi dengan Desa Harapan Baru dan Desa Bathin Betuah, hari ini pemerintah daerah tidak bisa untuk meningkatkan jalan tersebut untuk di aspal atau hotmix karena itu masih Jalan Cevron, jadi kalau ini tidak difungsikan oleh Cevron kita mohon jalan tersebut bisa dilepaskan pada pemerintah daerah sehingga kita bisa meningkatkan jalan tersebut menjadi jalan umum yang layak digunakan masyarakat di Kec. Mandau",Ungkap nanang.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh anggota DPRD, Sukamto Tamrin “Dari sisi Cevron kita akan mengkaji mengenai lahan tadi, kalau memang itu di pakai kami akan sampaikan ke SKK migas dan kami kembalikan dulu mekanismenya, memang ini harus ada komunikasi, kami akan menginformasikan kepada bapak-bapak terkait lahan dan akan menkoordinasikan dengan pihak terkait,”terangnya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Sekretaris DPRD Bengkalis Radius Akima, Direktur PDAM Jufrizal, Dinas PUPR, Kabag Persidangan Sumarhadi, Kabag Keuangan Safaruddin, serta tamu lainnya. (hms/rul).

Share
Loading...
Berita Terkait
Komentar

Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.