• Home
  • Parlemen
  • Komisi III DPRD Inhil Undang BPBD Bahas Rencana Kegiatan 2020
Senin, 24 Februari 2020 20:34:00

Komisi III DPRD Inhil Undang BPBD Bahas Rencana Kegiatan 2020

Iwan Taruna : Usulkan Kegiatan Prioritas di KUA PPAS
Ketua Komisi III DPRD Inhil Iwan Taruna Pimpin Rapat Dengar Pendapat bersama BPBD

RIAUONE.COM- Komisi III DPRD Inhil kembali melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (24/2/2020).


Kali ini sebagai mitra kerjanya, Komisi III mengundang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil untuk memaparkan rencana kerja tahun anggaran 2020.


RDP yang dilaksanakan di ruangan rapat Komisi III DPRD Inhil ini dihadiri langsung Kalaska BPBD Inhil H Yusfik. Selain itu, hadir pula Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pembangunan Setda Inhil, Perwakilan Bappeda, UKPBJ, LPSE dan anggota Komisi III DPRD Inhil.


Rapat yang dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Inhil Iwan Taruna, ST, M.Si ini semestinya juga dihadiri Kadis PUPR, serta Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Namun karena kedua Kadis ini berhalangan hadir maka rapat untuk kedua dinas tersebut ditunda dan dijadwal ulang. Sementara RDP dilanjutkan dengan fokus pembahasan rencana kegiatan BPBD Inhil tahun anggaran 2020.


Pada kesempatan tersebut, H Yuspik memaparkan sejumlah rencana dilaksanakan di tahun anggaran 2020. Beberapa rencana kerja yang akan dilaksanakan BPBD antara lain penyelenggaraan penanggulangan bencana, pengelolaan posko siaga, penanganan darurat bencana, hingga pengadaan logistik.


Selain itu, H Yuspik juga memaparkan kesiapan BPBD melaksanakan rencana kerja rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana melalui dana bantuan hibah BNPB tahun 2020. Adapun kegiatan rehabilitasi rekontruksi pasca bencana yaitu pembangunan jembatan di kecamatan tanah merah.


Untuk mendukung program itu, BPBD sejauh ini sudah berupaya melakukan penginputan aplikasi Sirup dan pelaksanaan administrasi pendukung pengadaan barang jasa (SK dan dokumen) serta dokumen pendukung lainnya sejak Januari. Tinggal lagi menyampaikan dokumen pelelangan dan proses pelelangan yang ditargetkan akhir Maret 2020.


"Insyaallah, perencanaan dokumen pelelangan kita targetkan selesai akhir maret ini. Kemudian dilanjutkan dengan pelelangan kegiatan tersebut di targetkan bulan mei. Awal juni kita targetkan pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan" ujar Yuspik.


Pada kesempatan itu, Yuspik juga mengeluhkan minimnya peralatan dan kenderaan operasional  yang dimiliki BPBD untuk menunjang kinerja dalam hal penanggulangan bencana terutama masalah Karlahut di Inhil.


"Kita hanya punya mesin pemadam 10 unit dari bantuan Provinsi Riau dan 10 unit motor. Jumlah ini belum memadai untuk mendukung kerja BPBD," keluh Yuspik.


Menyikapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna, meminta agar pihak BPBD menyusun program prioritas agar bisa diusulkan nanti pada kegiatan tahun anggaran 2020.


Apa yang disampaikan BPBD, Iwan Taruna merasa turut prihatin dengan laporan minimnya alat dan kendaraan operasional pendukung penanggulangan bencana di Negeri Seribu Parit ini.


"Kita prihatin mendengar keluhan BPBD. Makanya kita minta agar BPBD mengusulkan kegiatan yang prioritas di KUA PPAS. Jangan dipembahasan Banggar baru diusulkan, sementara di KUA PPAS kegiatan yang dimasukkan malah tidak prioritas," kata politisi PKB ini mengingatkan.


Ke depan, sebagai mitra Komisi III, BPBD diminta dalam menyusun rencana kegiatan mengutamakan program prioritas diajukan di KUA PPAS.


"Ini nanti kita sampaikan ke pimpinan dewan dan badan anggaran serta TAPD agar menjadi perhatian," harapnya.


Tidak hanya itu, Iwan juga berharap, pihak BPBD mampu mencari sumber dana dari pusat untuk menunjang kebutuhan penanggulangan bencana selain dari yang bersumber APBD.


Sebelum rapat ditutup, Ketua Komisi III dua periode ini mengingatkan agar rencana kerja BPBD Inhil yang telah di sampaikan dan disepakati dalam forum rapat ini hendaknya dapat dijadwalkan sesuai rencana.


"Nanti akan kita undang kembali BPDB dalam rapat evaluasi, sejauh apa progres rencana kegiatan yang telah kita sepakati ini dilaksanakan oleh BPBD," pungkasnya.(san)

Share
Komentar

Copyright © 2012 - 2020 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.