Sabtu, 07 Januari 2017 08:46:00

2.949 Honorer Pemkab Kuansing 'Dirumahkan'

Musliadi
Loading...

TELUKKUANTAN - Komisi A DPRD Kuantan Singingi (Kuansing), Riau sangat menyesalkan kebijakan yang diambil Bupati Kuansing, Drs. H. Mursini, MSi yang memberhentikan seluruh tenaga honorer.

Apa pun alasannya, sangat tidak tepat. Ini kebijakan tak populer yang dibuat oleh Mursini. Kebijakan yang salah, sebab gaji mereka saja tak dibayarkan, bagaimana bisa dirumahkan," ujar Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi, Sag,  Jumat (6/1/2017) di Telukkuantan.

"Kemana hati nurani Mursini? Harusnya Mursini ajak semua pemangku kepentingan untuk duduk bersama, kan ada Forkompinda. Karena, bukan hanya persoalan honorer tapi juga mengenai keuangan yang tak jelas," papar Cak Mus.

Menurut Cak Mus, pemerintah harus mengkaji dampak dari setiap kebijakan yang akan diambil. Sehingga tidak merugikan masyarakat. Forkompinda siap dalam memberikan solusi terhadap setiap persoalan.

"Tapi, Mursini sebagai bupati mengedepankan ego-nya. Ego yang tak ingin komunikasi dengan DPRD, termasuk unsur pimpinan lainnya. Harusnya dia tahu, membangun daerah ini tak bisa sendiri," papar Cak Mus.

Politisi PKB ini meminta agar bupati menjelaskan kepada publik apa yang terjadi. "Jangan selalu menjadikan Sekda sebagai bemper."

"Kalau Kesra yang tak dibayarkan, itu tak apa-apa. Tapi, kalau sudah gaji yang tak dibayar, itu sudah keterlaluan. Harusnya Mursini memberikan solusi. Honorer ini tak masalah tak digaji, asal kontraknya diperpanjang," ujar Musliadi.

Menurut Musliadi, saat ini sangat banyak honorer yang mengabdi di Kuansing lebih dari lima tahun, Bahkan ada yang 12 tahun. Bahkan, diantara mereka banyak yang berpotensi menjadi PNS. "Nah, mereka tak hanya sekedar menunggu gaji dari Pemda, tapi mereka berharap adanya pengangkatan dari pusat."

"Kalau mereka diberhentikan, tentu terputus masa kerja dan terancam tak bisa diangkat sebagai PNS. Mursini harus pikirkan itu," tegas Cak Mus.

"Saya mau mengkritik Mursini, sebab saya peduli dengan daerah ini. Kalau saya berhenti mengkritik, berarti saya benci Mursini dan negeri ini," kata Cak Mus.

Untuk itu, DPRD meminta Mursini untuk mengkaji ulang kebijakannya yang merumahkan honorer. "Kalau masalah anggaran, tinggal dibicarakan sama DPRD," tutupnya. Grc

Share
Loading...
Berita Terkait
  • 7 bulan lalu

    Pengangkatan Kembali Tenaga Honorer, Berpolemik karena terbentur Aturan

    KUANSING,- Hasil Kunjungan kerja Komisi A Dewan Perwakilan Daerah Kab. Kuantan Singingi ke Pemko Surabaya Jawa Timur beberapa hari lalu, salah satunya adalah terkait nasib
  • 10 bulan lalu

    Anggaran Honorer sudah tersedia, ada apa dengan exs Honorer Kuansing

    KUANSING,- Hampir satu tahun exs honorer Kuansing menjalani masa masa sulit, semenjak dirumahkan sejak Januari 2017 lalu. Pada saat proses pengesahan APBD tahun 2017 lalu h
  • 11 bulan lalu

    Verifikasi APBD kuansing 2017, Provinsi tidak meloloskan usulan Anggaran Gaji Honorer?

     
    KUANSING,-  Setelah disyahkannya APBD Kuansing 2017, maka seyogyanya program Pemkab Kuansing dapat terlaksana dan segera dapat di realisasikan di
  • 12 bulan lalu

    Ketua KNASN Kuansing mengadakan silaturahmi bersama Bupati Kuansing

    KUANSING, - Ketua Komite Nusantara Aparatur Sipil Negara (KNASN) Kuansing Abdul Muthalib,S.Ag, berkesempatan bertemu dengan Bupati Kuansing Drs.H Mursini ,M.Si  di ked
  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2018 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.