• Home
  • Politik
  • Kemeja Berdasi dan Kacamata Hitam Prabowo Hadiri Ijtima Ulama II Tanpa Sandi
Minggu, 16 September 2018 13:51:00

Kemeja Berdasi dan Kacamata Hitam Prabowo Hadiri Ijtima Ulama II Tanpa Sandi

F/cnn.
 
 
Jakarta, -- Bakal calon presiden Prabowo Subianto menghadiri Ijtima Ulama II yang dihelat Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Minggu (16/9). Pantauan lapangan, Prabowo tiba di lokasi pukul 13.00 WIB tanpa ditemani bakal calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno.
 
Dia mengenakan pakaian kemeja biru muda plus dasi berwarna merah dan kaca mata hitam. Prabowo tidak mengucapkan sepatah kata pun sejak turun dari mobilnya. Dia langsung masuk ke hotel tempat Ijtima Ulama II dilaksanakan secara tertutup.
 
Selain Prabowo, hadir pula Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, anggota Dewan pembina Gerindra Fuad Bawazier, serta caleg PAN Eggi Sudjana. Tokoh yang menghadiri Ijtima Ulama I seperti ketua majelis kehormatan PAN Amien Rais, ketua umum PBB Yusril ihza Mahendra dan lainnya belum nampak hadir.
 
GNPF Ulama menghelat Ijtima Ulama II di Hotel Grand Cempaka, Jakarta pada hari ini. Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak mengatakan ulama yang hadir mencapai 1.000 orang.
 
"Lebih banyak dari ijtima ulama pertama yang jumlahnya 500," ucap Yusuf. 
 
Yusuf mengatakan Ijtima Ulama akan menjelaskan kepada para peserta mengenai upaya GNPF Ulama dalam merealisasikan hasil ijtima ulama yang pertama. Selanjutnya, GNPF Ulama akan menyodorkan Pakta Integritas kepada Prabowo untuk ditandatangani. 
 
Pakta tersebut berisi 15 poin. Yusuf tidak merinci. Namun, Yusuf memastikan tidak ada permintaan jabatan oleh GNPF Ulama dalam pakta tersebut. Dia mengklaim Ijtima Ulama II murni untuk kepentingan umat Islam, bukan kepentingan GNPF Ulama.
 
Yusuf mengatakan Prabowo tidak dapat menawar isi Pakta Integrtitas. Prabowo, katanya, hanya akan mendapat dukungan dari GNPF Ulama jika menandatangani Pakta Integritas. Jika tidak, maka GNPF Ulama tidak akan mengalirkan dukungan kepada Prabowo dalam Pilpres 2019.
 
"Tidak mau tanda tangan, selamat jalan," ucap Yusuf. (cnn/net/*).
Share
Berita Terkait
  • -18333 detik lalu

    Wako Padang Launching Program Lazis MUM


    SERIBU PERLENGKAPAN SEKOLAH YATIM DAN DHUAFA

    Padang  - Berbagi kepedulian pada anak yatim dan dhuafa, Lazis Mitra Ummat Madani Padang, Minggu (17/2) melaun

  • 14 jam lalu

    Laka Lantas Tinggi di Jambi Jadi Sorotan


    Jambi, - Jumlah kecelakaan yang terjadi pada penduduk usia muda menjadi sorotan pemerintah dan aparat kepolisian Jambi. Dari seluruh insiden kecelakaan, Polda Jambi m

  • kemarin

    PT Tanjung Putus Indah Diduga Gelapkan Dana BPJS Karyawannya

    Pelalawan, riauone.com - PT Tanjung Putus Indah, salah satu Sub Kontraktor yang menyediakan tenaga kerja dibidang pembibitan akasia di Departemen Riau Fiber  PT RAPP diduga

  • kemarin

    Pengembangan ekonomi kerakyatan jadi prioritas Desa Simpang Ayam Tahun 2019

    riauone.com, BENGKALIS, - Bertempat aula gedung serba guna kantor pemerintahan desa simpang ayam, pemerintah Desa simpang ayam kecamatan bengkalis menggelar Musyawarah Desa (Mus

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.