• Home
  • Politik
  • Kiai Ma'ruf Amin Diminta Segera Mundur dari Ketua MUI
Sabtu, 11 Agustus 2018 08:23:00

Kiai Ma'ruf Amin Diminta Segera Mundur dari Ketua MUI

di pesawat kepresidenan.
Loading...
NUSANTARA, PADANG, SUMBAR, -- KH Ma'ruf Amin diminta segera mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Permintaan ini muncul dari Ketua MUI Sumatra Barat (Sumbar) Gusrizal Gazahar. Dia berharap MUI Pusat tetap menjaga prinsip istiqlaliyah atau independensinya.
 
Buya Gusrizal sebetulnya tak mau banyak berkomentar soal dipinangnya KH Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo dalam pesta demokrasi tahun 2019 nanti. Persoalan kemauan KH Ma'ruf Amin untuk maju mendampingi Jokowi, dianggap sepenuhnya hak pribadi. Namun, Buya Gusrizal lebih menyoroti perihal independensi MUI sebagai sebuah lembaga.
 
"KH Ma'aruf Amin harus segera mundur dari jabatan sebagai ketua umum, demi menjaga lembaga. Saya tidak menyoal kontestasi. Sebab, MUI tidak masuk ke ranah politik praktis. Saya tidak mengomentari KH Ma'aruf masuk kemana, dan sebagainya. Itu hak dia," jelas Buya Gusrizal, Jumat (10/8).
 
Menurutnya, pengunduran diri Ma'ruf Amin harus dilakukan segera tanpa melalui mekanisme Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Buya Gusrizal berpandangan, dalam situasi seperti ini keputusan bisa diambil hanya dengan rapat dewan pimpinan. "Jangan lama-lama. Sebab, semakin lama, nanti akan berdampak dan tidak bagus pada majelis ulama sendiri," ujar Gusrizal.
 
Ia juga menekankan bahwa dirinya tidak menyalahkan langkah seorang ulama untuk terjun ke ranah politik praktis. Hanya saja, Buya Gusrizal meminta siapapun ulama yang terjun ke ranah politik praktis untuk bisa menilai kemampuan diri sendiri. Tak hanya itu, ulama juga tak boleh lari dari kemaslahatan umat.
 
"Saya berharap ulama yang masuk ranah politik praktis, agar istiqamah dan mengedepankan kemaslahatan umat dalam makna secara umum, bukan kelompok tertentu. Bukan misi-misi tertentu yang tidak meliputi seluruh umat. Kalau bicara umat, jangan di kotak-kotak," jelas dia, sebagaimana dilansir republika.
 
Sebelumnya, Buya Gusrizal juga menuliskan pesan di laman media sosialnya pada Jumat (10/8). Ia menulis, "Menghormati ulama bukan dengan memanfaatkannya tapi mematuhi petuahnya. Keulamaan bukan diukur dengan nama besar tapi dengan keteguhan berpegang kepada prinsip Islam." (*).
Share
Loading...
Berita Terkait
  • 3 jam lalu

    Miramar Hotel and Investment Company, Limited Announces 2018 Interim Results

     
     
    Achieved 11% growth to HK$876 million in interim profit
    Expecting steady elevation to continue in the second half
  • 3 jam lalu

    Ditengah Himpitan Ekonomi saat ini , Remaja Mesjid Mutaqin Sawah Bagikan Sembako ke masyarakat kurang mampu

     
     
    KUANSING,-  Ikatan Remaja Masjid Muttaqin Desa Sawah  Kecamatan Kuantan Tengah, Ahad (19/08/2018) sambangi keluarga ku
  • 17 jam lalu

    Polbeng Kirim Enam Orang Mahasiswa ke Asia Tenggara

    BENGKALIS - Dalam rangka melaksanakan program pertukaran magang luar negeri, Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) mengirimkan 6 orang  Mahasiswa di kawasan Asia Tengg
  • 4 hari lalu

    Kinerja Dinilai Sangat Bagus, Perusahaan Daerah BPR Gemilang Inhil Terima Penghargaan

    RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Daerah (BPR) Gemilang mendapatkan penghargaan dengan predikat 'sangat bagus' atas kinerja keuang
  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2018 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.