• Home
  • Politik
  • Pengacara: Rocky Gerung Minta Polisi Tunda Pemanggilan
Jumat, 01 Februari 2019 07:05:00

Pengacara: Rocky Gerung Minta Polisi Tunda Pemanggilan

NASIONAL, POLITIK, - Akademisi Rocky Gerung meminta penyidik Polda Metro Jaya menunda jadwal pemanggilan dirinya. Rocky dipanggil untuk mengklarifikasi laporan terkait penistaan agama ujaran 'kitab suci itu ilusi'.

"Minta penundaan jadi hari Jumat," kata Haris Azhar, pengacara Rocky Gerung saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (31/1).

Haris menuturkan kliennya itu masih berada di luar kota sehingga tidak dapat memenuhi jadwal klarifikasi di penyidik Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono menuturkan pemanggilan terhadap Rocky untuk memberikan kesempatan menyampaikan klarifikasi terkait laporan yang dituduhkan.

Awalnya, penyidik Polda Metro Jaya menjadwalkan pemanggilan terhadap Rocky untuk menyampaikan klarifikasi pada hari ini. Klarifikasi itu terkait laporan dari pegiat siber Jack Boyd Lapian mengenai pernyataan "kitab suci itu ilusi" dari Rocky Gerung saat mengisi salah satu program televisi nasional.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018, Rocky dituduh melanggar Pasal 156a KUHP tentang penistaan agama. Awalnya, Jack melaporkan ke Bareskrim Mabes Polri namun dilimpahkan kepada Polda Metro Jaya.
Sumber : Antara

Share
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    BPN Angkat Bicara Terkait Pemeriksaan Rocky Gerung

    Pemeriksaan Rocky Gerung menjadi catatan tersendiri bagi tim BPN.

    NASIONAL, POLITIK, - Badan Pemenangan Nasional (BPN) menilai pemeriksaan pengamat politik, Rocky Gerung m

  • 3 minggu lalu

    Usai Ahmad Dhani, Polisi Garap Kasus Rocky Gerung, Viktor Laiskodat Denny Siregar Beku?


    NASIONAL, POLITIK, - Kasus salah seorang pengamat politik, Rocky Gerung, yang menyebut 'kitab suci adalah fiksi' dan sempat dilaporkan oleh Permadi Arya ke

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.