• Home
  • Politik
  • Sidang Sengketa Pilpres Diakhiri Bacaan QS An-Nisa:135
Minggu, 23 Juni 2019 07:17:00

Sidang Sengketa Pilpres Diakhiri Bacaan QS An-Nisa:135

Loading...

Sidang diakhiri pembacaan ayat Alquran tentang keadilan

NASIONAL, - Rangkaian sidang sengketa hasil pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) berakhir pada Jumat (21/6) malam. Sidang ini diakhiri pembacaan ayat Alquran tentang keadilan. 

Ayat Alquran yang dibacakan adalah QS An-Nisa:135. Ayat ini terpampang di dinding depan ruang sidang MK yang berada di lantai II. 

Pembacaan ayat tersebut bermula saat Ketua Majelis Hakim Anwar Usman akan menyampaikan kata-kata penutupan sidang. Tiba-tiba, ketua tim hukum Prabowo-Sandiaga Uno dalam perkara sengketa pilpres, Bambang Widjodjanto (BW), meminta kesempatan untuk berbicara. 

"Pak ketua mohon maaf sekali, satu menit saja. Bagian terakhir kita tahu yang di sini berusaha mengwujudkan keadilan dari pihak kami, pihak termohon, pihak terkait dan Bawaslu, majelis hakim. Semuanya berkehendak mengwujudkan keadilan untuk bangsa ini. QS An-Nisa ayat 135 yang dipampang di depan MK itu adalah surat yang menjelaskan ingin sekali menwujudkan keadilan," ujar BW.

Dia lantas memohon izin waktu selama satu menit untuk membacakan QS An Nisa ayat 135. "Untuk itu Pak Ketua untuk mengamati majelis ini saya cuma minta waktu satu menit saja Pak Ketua, ada teman yang akan membacakan itu," lanjutnya.

Anwar Usman lantas mempersilakan. BW kemudian memberikan kode kepada anggota tim hukumnya untuk membacakan ayat tersebut. "Silakan Pak Zul," ujarnya kepada Zulfadli. 

"Yā ayyuhallażīna āmanụ kụnụ qawwāmīna bil-qisṭi syuhadā`a lillāhi walau 'alā anfusikum awil-wālidaini wal-aqrabīn, iy yakun ganiyyan au faqīran fallāhu aulā bihimā, fa lā tattabi'ul-hawā an ta'dilụ, wa in talwū au tu'riḍụ fa innallāha kāna bimā ta'malụna khabira," demikian bunyi ayat yang dibaca Zulfadli.

Ayat ini memiliki arti :

'Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan, '.

Sebelumnya, kaligrafi ayat Alquran mencuri perhatian awak media saat meliput sidang perselisihan hasil pemilu (PHPU) pilpres di Lantai II Gedung MK, Jumat (14/6). Ayat yang terpasang di dinding Lantai II Gedung MK ini menjelaskan tentang keadilan. 

Ayat yang dimaksud yakni ayat 135 Surat An-Nisa. Ayat tersebut tertempel di dinding

yang letaknya persis di atas layar lebar yang berada tepat di depan ruang sidang Lantai II MK. Karena lokasinya yang strategis, kaligrafi ini menjadi perhatian awak media. 

Juru Bicara MK Fajar Laksono menjelaskan kaligrafi ini dipasang sejak awal bulan Ramadhan lalu. Menurut dia, ayat yang ditampilkan sesuai dengan keberadaan lembaga MK. 

"Pemasangannya bertepatan dengan Ramadhan kemarin. Dilihat dari pilihan ayatnya yang terkait dengan keadilan, ya sesuailah dengan keberadaan MK sebagai lembaga peradilan," ujar Fajar ketika dikonfirmasi.

Namun, ketika disinggung apakah keberadaan kaligrafi ini sengaja disiapkan dalam rangka menyambut penanganan sidang PHPU pilpres, Fajar tidak berkomentar.  Dia hanya menegaskan pemasangan dilakukan sejak Ramadhan. (*).
sumber:republika.

Share
Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Pemerintah Kabupaten Bintan Siap Bayar Insentif 1.000 Guru Ngaji Rp4,2M

     KEPRI, - Tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Provinsi Kepri, menyiapkan anggaran Rp 4,2 miliar untuk membayar insentif 1.000 guru ngaji di daerah itu.

  • 2 bulan lalu

    Berikut Dua Poin Tuntutan Kubu Prabowo-Sandi di MK yang Bahaya Bagi Jokowi-Maruf Jika Terbukti

    NASIONAL, POLITIK, - Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno resmi mendaftarkan sengketa Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK)

  • 4 bulan lalu

    Bupati Inhil Lantik Pengurus TP-PKK dan Kukuhkan Pengurus K3S Inhil

    RIAUONE.COM, TEMBILAHAN- Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan melantik Pengurus TP-PKK Kabupaten Inhil dan mengukuhkan Pengurus K3S Inhil Periode 2018-2023, Selasa (26/3) di Gedung

  • 7 bulan lalu

    UMK Memberatkan Perusahaan, 22 ribu buruh di-PHK

    Karawang, Nusantara, - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan sekitar 22 ribu buruh atau pekerja di daerah itu terkena pemutusan hubungan

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.