• Home
  • Riau Raya
  • Ada Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19, PPKM Skala Mikro Diberlakukan di Dua Desa
Jumat, 14 Mei 2021 00:15:00

Ada Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19, PPKM Skala Mikro Diberlakukan di Dua Desa

MERANTI, riauone.com - Pemerintah Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di tingkat Rukun Tetangga (RT) di dua desa.

Adapun dua desa itu adalah Desa Bokor dan Sungai Cina. Pembatasan kegiatan masyarakat ini dimaksudkan untuk membatasi aktivitas masyarakat yang berisiko menularkan wabah. Ketentuan itu dilakukan secara proporsional di wilayah yang terkena wabah. 

"Pemberlakukan PPKM skala mikro di tingkat RT ini dilakukan secara proporsional setelah melihat dan mempertimbangkan jumlah kasus konfirmasi positif di wilayah RT tersebut," ungkap Camat Rangsang Barat, Juwita Ratna Sari, Rabu (12/5/2021) kepada wartawan.

Dia menjelaskan, kebijakan tersebut juga dibuat berdasarkan surat Gubernur Riau yang meneruskan intruksi Menteri Dalam

Negeri tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 dengan mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT.

Adapun penjabaran zonasi di tingkat RT, dua desa tersebut berada pada zona kuning yang dikategorikan ada 1-5 rumah dengan kasus Corona di 1 RT dalam 7 hari

Juwita mengatakan, untuk Desa Bokor, PPKM dilakukan di RT 1/RW 1 dan RT 3/RW 1 Dusun Durian. Sementara itu, di Desa Sungai Cina dilakukan di RT 003/ RW 001 Dusun I.

Dalam sepekan terakhir, di Desa Bokor terdapat 5 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dalam dua RT di dua rumah, 4 dinyatakan sembuh dan 1 masih dirawat. Sedangkan di Desa Sungai Cina, ada 1 kasus dalam satu rumah di dalam satu RT.

Dilingkungan RT tersebut didirikan posko untuk memantau dan membatasi keluar masuk wilayah RT maksimal hingga Pukul 20.00 WIB, serta melarang kerumunan lebih dari 3 orang.

Posko itu didirikan untuk memudahkan koordinasi antara unsur terkait. Selain itu, juga dilakukan kegiatan penyemprotan Disinfektan dan melakukan pengecekan suhu di pintu masuk lingkungan RT.

"Pelaksanaan PPKM berskala Mikro tersebut melibatkan seluruh unsur, yakni mulai dari Camat, Kapolsek, kepala desa lalu ketua RT/RW, petugas Linmas,Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP dan tokoh lainnya. Intinya PPKM berskala mikro ini dibuat hingga tidak ada lagi masyarakat positif Covid-19 di RT tersebut," sebut Juwita.

Pemcam dan unsur terkait juga memberikan bantuan Sembako untuk keluarga yang kontak erat dengan pasien Covid-19 yang diisolasi mandiri. Bantuan tersebut berasal dari dana Covid-19 yang dialokasikan dari dana desa.

"Bantuan itu berasal dari dana desa, dimana ada sebesar 8 persen dari anggaran tersebut dialokasikan untuk PPKM," pungkasnya. (uzi)

Share
Komentar
Copyright © 2012 - 2021 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.