Minggu, 13 Juni 2021 06:44:00

Anggukan Gaya Balam Tak Dibutuhkan IKMR Mandau

DURI - Putra Mandau berdarah Minangkabau, Del Adrion mengatakan, saat ini tidak zamannya lagi style dan gaya angguk balam muncul di IKMR Mandau.

"Ketegasan itu, sangat mutlak dimiliki, calon ketuanya IKMR Mandau, guna menjawab era masa depan. Lokomotif tua tidak lagi dibutuhkan namun diposisikan sebagai barisan ninik mamak,"katanya.

Menurut Del, saatnya nahkoda muda jadi perhatian, diberikan kewenangan jadi ketuanya di IKMR Mandau giat menjawab langkah masa depan.

"Menjadi ketua, tidak praktis berpihak kemanapun, bisa jadi orang tengah bagi masyarakat Minangkabau dan simbol kuat bagi organisasinya keluarga di urang awak keseluruhan,"kata Del Adrion menjawab media RIAUONE.COM, Sabtu (11/6).

Peduli dengan masyarakat urang awak diperantauan dan khususnya anak kemenakan generasi mudanya warganya Minangkabau.

"Sangat banyaknya generasi muda Minangkabau tak miliki pekerjaan. Meski tinggi dan mempunyai pendidikan yang baik, namun warna kusam itu menjadi simbol hitam dan PR bagi ketua terpilih,"paparnya

Menyatukan seluruh urang warga, tanpa membedakan atau terbentuk jurang-jurang pemisah sesuai penjelasan lain Del Adrion, juga menjadi ketua Organda Kabupaten Bengkalis.

"Masyarakat harus solid dan kuat, bersatu di ranah rantau Kota Duri, khususnya, pada daerah Kabupaten Bengkalis umumnya. Pemimpin IKMR harus dianya berpotensi dan berlebel untuk pemerintah dan masyarakat,"terangnya.

Bahkan dijelaskan Del Adrion untuk menjadi ketua, bukan hanya SK yang digenggamnya dan jika kinerja dan kesigapan yang sesuai dengan tuntutan zaman dan kebutuhan warga.

Menjadi ketua, sebuah simbol kekuatan untuk masyarakat di dalam berbagai kebutuhannya dan ketua harus memantau di sisi semua lini.

"Keberhasilan seseorang jadi ketua, ditentukan kehadiran di semua kesempatan. Pantau warga, begitu juga generasi muda Minangkabau cikal tali pengganti pemimpin kaumnya di masa depan,"ungkapnya.

Bahkan banyak harapan yang jadi kerinduan masyarakat di Kabupaten Bengkalis, seninya dan budayanya Minangkabau bisa dihidupkan kembali.

Guna mencapai, kemajuan itu tokoh-tokoh sebelumnya bisa menjadi Ninik Mamak kaum di IKMR Mandau.

"Yang muda, berkarya punya potensi membangun mental kuat untuk maju. Tokoh tua bisa menjadi suluh bendang sekaligus gudangnya nasehat bagi generasi mudanya,"tutup Del Adrion. (Joe)

Share
Komentar
Copyright © 2012 - 2021 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.