• Home
  • Riau Raya
  • Bupati Irwan : Inspektorat Tidak Tau Data, Itu Bukan Rahasia
Rabu, 16 Oktober 2019 20:08:00

Bupati Irwan : Inspektorat Tidak Tau Data, Itu Bukan Rahasia


RIAUONE, Meranti - Temuan BPK terkait hilangnya Puluhan Miliar Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Reboisasi (DR) pada tahun 2016 dan 2017 dari Kas Daerah (Kasda) Meranti. Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs H Irwan Nasir MSi, mengatakan Inspektorat tidak tau data, itu bukan rahasia.

Saat dikonfirmasi, Irwan Nasir menegaskan. "Pada tahun 2016 terjadi tunda salur Dana Bagi Hasil (DBH) dalam jumlah yang besar, sehingga menjadikan Kas Daerah kita Defisit. Jadi untuk membayar rekanan yang belum dibayar maka digunakanlah dana DR tersebut. Lalu ketika DBH itu disalurkan pada tahun berikutnya lalu dana itu langsung ditutup," ungkapnya, Rabu (16/10/19).

Bahkan Irwan menjelaskan terkait temuan BPK tersebut, Inspektorat tidak mengetahui data. "Kalau masalah itu, tidak ada sifat rahasia. Kalau bersifat rahasia tanya sama saya, karena mereka tidak tau data," ungkapnya lagi.

Sebelumnya, Inspektur Kepulauan Meranti Drs Suhendri, melalui Kasubag Analisis dan Evaluasi Azmi, Jum'at (11/10/2019), menjelaskan untuk masalah lanjutan dari temuan BPK tersebut sudah diterima dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) sudah diberikan ke OPD terkait.

Ia juga menegaskan tidak bisa memberikan informasi terkait apakah pemkab Meranti sudah mengembalikan DAK dan DR 2016 dan 2017 yang telah digunakan itu.

Bahkan tahap pengembaliannya pun tidak bisa ia beberkan ke Media karna sudah diperintahkan Bupati Meranti untuk menjaga kerahasian dari proses temuan tersebut.

"Temuan tersebut sudah kita tanggapi, tapi sesuai tugas saya dan perintah bupati saya tidak boleh memberikan informasi kepada siapa pun terkait jalannya proses LHP temuan itu," ungkap Azmi. (And)

Share
Loading...
Komentar

Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.