• Home
  • Riau Raya
  • Catur Biarkan Golkar Kampar Jadi Bola Liar, Ini Kata Fikri.
Rabu, 22 Januari 2020 12:48:00

Catur Biarkan Golkar Kampar Jadi Bola Liar, Ini Kata Fikri.

PEKANBARU- Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto Kalau  tau berterima kasih pasti mempengaruhi Partai Golkar untuk merekomendasikan Putra Almarhum Pak Aziz sebagai Wabub Kampar.

Tap Terkesan Catur membiarkan Rekomendasi itu berjalan tanpa ada  merasa berdosa, hal ini di sampaikan pengamat politik Riau,  Kepada riauone. Catur punya pengaruh besar siapa yang akan mendampinginya.

Sebagai ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Almarhum pak Aziz seharusnya Catur tau diri dan sadar, jangan biarkan Golkar seperti Bola liar .

Pendukung PaK Aziz Zainal sangat menyayangkan Sikap Bupati  Catur seolah seolah membiarkan proses pemilihan Wabup itu hanya hak koalisi. Tapi jangan salah catur punya kans besar mempengaruhi dan memberi  pertimbangan kepada Partai Koalisi .

Jadi Pak Catur jangan lepas tangan Donk kata Pendukung Pak Aziz .

Ahmad Fikri : Komunikasi Golkar Dengan PPP Cukup Baik

Sebagaimana berita sebelumnya,  Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kampar Ahmad Fikri menyampaikan terkait Calon Wakil Bupati Kampar  merupakan hak partai Koalisi, setiap Partai Koalisi berhak mengusulkan nama nama calon Wakil Bupati Sesuai Mekanisme yang telah di tentukan.

Lebih lanjut Ahmad Fikri menegaskan tidak ada maksud Partai Golkar untuk melakukan monopoli jabatan, siapapun nantinya di sepakati Koalisi kita dukung secara bersama, apakah itu kader PPP, kader Gerindra, PKS dan partai koalisi lainnya, tergantung nanti  Yang di sepakati, yang jelas tahapnya kita jalani kata Ketua DPRD Kampar Periode  lalu itu.

Ahmad Fikri juga menjelaskan bahwa komunikasi politik terus dijalankan dengan partai koalisi termasuk PPP,  onga panggilan akrab politisi Golkar ini mengatakan bahwa Golkar pada perinsipnya terua membangun komunikasi, dengan Hendra Yani ketua PPP Kampar kita sering komunikasi, jadi perlu diluruskan bahwa Golkar tidak ada masalah dengan PPP, sebagaimana yang diberitakan seolah olah ada masalah, kami baik baik saja kata Fikri lagi.

Terkait Maryenik itukan baru tahap rekomendasi Partai Golkar, Partai lain silakan mau rekom siapa, Maryenik itu juga melalui proses, setiap kader Golkar kita tanya, termasuk Fraksi Golkar bahkan saya juga diberikan kesempatan, namun hanya Maryenik yang menyatakan kesanggupan .

Sebagai salah satu Partai Koalisi Aziz Catur , Golkar tetap menyerahkan mekanisme pemilihan kepada Partai masing Masing, mau di rekom 6 atau 12 tak masalah, yang pada akhirnya 2 nama akan di ajukan ke Bupati dan 2 nama itu akan di pilih oleh DPRD, siapa yang akan terpilih hak Anggota Dewanlah dan Fraksi Fraksi DPRD lainnya.

Fikri juga mengatakan posisi Bupati dalam hal ini tentu netral, dan Bupati tentu memberjkan jawaban normatif siapapun yang datang dan memberi saran untuk mendampinginya. Yang jelas Asaz musyawarah " kata Onga Fikri tegas. (*).

Share
Komentar

Copyright © 2012 - 2020 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.