• Home
  • Riau Raya
  • Dinkes Akan Gelar Pelatihan Sanitasi, Sukseskan Program STBM
Minggu, 12 April 2015 16:58:00

Dinkes Akan Gelar Pelatihan Sanitasi, Sukseskan Program STBM

riauonecom.
RIAUONE.COM, DUMAI, RIAU, ROC,  - Dalam waktu dekat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) akan mengelar pelatihan usaha sanitasi. Yang mana pelatihan ini bertujuan untuk mensukseskan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kota Dumai.
 
"Untuk mensukseskan program STBM di Kota Dumai, Dinkes akan melaksanakan kegiatan pelatihan usaha sanitasi yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat,"demikian disampaikan Kepala Dinkes Kota Dumai, H. Paisal Skm, Mars akhir pekan kemarin.
 
Menurut Paisal pelatihan ditujukan untuk mengembangkan sanitasi yang mandiri dan berkelanjutan guna mendukung komponen suplai kebutuhan program STBM seperti membuat jamban sehat (Tripikon). 
  
"Tripikon merupakan produk jamban sehat yang diperuntukkan bagi warga yang tinggal dipinggir sungai. Dan Tripikon merupakan jamban yang sudah dimodifikasi khusus bagi penduduk yang tinggal didaerah perairan, cara kerjanya mengurai kotoran sehingga tidak mencemari sungai,"jelasnya.
  
Melalui program pelatihan usaha sanitasi ini nanti, Paisal berharap peserta memiliki kemampuan membuat jamban sehat untuk didistribusikan kepada warga yang tinggal daerah perairan. Tujuannya untuk mengantisipasi pencemaran air sungai akibat buang air besar sembarangan (BABS). 
   
Lebih lanjut Paisal mengatakan, pelatihan ini ditujukan kepada masyarakat atau pengusaha yang memiliki keinginan dalam mengembangkan layanan sanitasi secara mandiri melalui berbagai skema yang memperluas akses masyarakat atas sanitasi yang sehat.
 
"Dalam pelatihan, peserta akan diajarkan bagai mana teknis pembuatan jamban sehat (Tripikon), sekaligus cara pemasangan dan penggunaannya oleh instruktur yang ahli. Dengan pelatihan sanitasi yang akan kami laksanakan, kami juga ingin menciptakan peluang usaha bagi yang peduli sanitasi dan berkelanjutan disamping untuk mensukseskan program STBM di Kota Dumai,"paparnya. 
  
Paisal menegaskan, bahwa Dinkes Kota Dumai sangat serius dalam mensukseskan program STBM berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 3 Tahun 2014, tentang STBM menuju Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam mensukseskan Visi Dumai Sehat 2015. 
  
"Kami melihat, program STBM merupakan upaya mendorong masyarakat untuk berprilaku bersih dan sehat. Untuk itu, Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kota Dumai serius dalam menggarap program STBM menuju PHBS untuk mensukseskan Visi Dumai Sehat 2015,"teranga Paisal.
 
Paisal mengatakan, buruknya kondisi sanitasi bisa menjadi penyebab munculnya berbagai penyakit. Seperti Diare, DBD, gatal-gatal dan penyakit lain yang dapat bermunculan akibat kurangnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan PHBS yang akhirnya dapat menyebabkan menurunnya kualitas kesehatan lingkungan.
 
"Sebagai bentuk keseriusan itu, belum lama ini Dinkes Kota Dumai telah menyalurkan bantuan jamban sehat (tripikon) bagi warga kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan khususnya warga di RT 04 yang tinggal dipinggir sungai Dumai. Dan kami berharap kedepannya masyarakat yang tinggal dipinggir sungai tidak lagi BABS,"pungkasnya. (sri)
 
Share
Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Beredar di media sosial, Viral Kerumunan Warga saat Jokowi Bagi-bagi Makanan

    NASIONAL, - Beredar di media sosial video kerumunan orang saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja. Terlihat, kerumunan terjadi ketika Presiden Jokowi membagi-bagikan

  • 7 hari lalu

    MTsN 2 Rohul Bekerjasama Unit Lantas Polsek Ujungbatu Menyelenggarakan Pelatihan Kedisiplinan Berlalulintas

    Rokan Hulu, Riauone.Com - MTsN 2 Rokan Hulu bekerjasama dengan Unit Satlantas Polsek Ujungbatu dalam malaksanakan pelatihan Kepemimpinan dan Kedisiplinan Berlalu Lintas Bagi Sis

  • 2 minggu lalu

    Ada Kebijakan Baru di aplikasi WhatsApp Setujui atau Pindah Aplikasi?

    NASIONAL, - Sejumlah pengguna WhatsApp mulai mendapatkan notifikasi yang meminta persetujuan terkait kebijakan privasi dan aturan pelayanan baru dari WhatsApp. Notifikasi terseb

  • 2 bulan lalu

    Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Temukan Fakta Baru di TKP Penembakan Laskar FPI

    NASIONAL, - Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menyelidiki lokasi polisi menembak mati enam laskar Front Pembela Islam (FPI) di

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2021 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.