• Home
  • Riau Raya
  • Harus ditutup, Alfamart dan Indomaret Dinilai Pengaruhi Eksistensi UMKM di Inhu
Senin, 18 November 2019 16:48:00

Harus ditutup, Alfamart dan Indomaret Dinilai Pengaruhi Eksistensi UMKM di Inhu

ketua fraksi PKS DPRD Inhu Muhammad Syafaat

RIAUONE, Inhu - Ada beberapa catatan penting terhadap kegiatan pemerintah daerah tahun 2020 mendatang di Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) Riau, diantaranya keberadaan pasar moderen Alfamart dan Indomaret dinilai mempengaruhi eksistensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Inhu, dengan demikian seluruh kegiatan oprasional Alfamart dan Indomaret harus di tutup.

Demikian disampaikan fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Inhu Muhammad Syafaat, Jumat (15/11/2019) kemarin menyikapi pengantar nota keuangan pemerintah daerah tahun 2020. "Kita merekomendasikan seluruh izin dan kegiatan oprasional pasar moderen atas nama Alfamart dan Indomaret di tinjau ulang," kata juru bicara fraksi FKS DPRD Inhu, Muhammad Syafaat kepada wartawan usai mengikuti rapat paripurna.

Menurut politisi PKS Inhu itu, pedagang kecil/eceran/kakilima yang ada di Kabupaten Inhu sangat mempengaruhi jumlah serapan pendapatan per-kapita dan jumlah pengangguran. "Pedagang eceran merugi, bahkan banyak warung-warung kecil yang gulung tikar dengan hadirnya pasar moderen alfamart dan Indomart di Inhu," kata Syafaat yang akrab dipanggil Bang Ustad ini.

Kehadiran pasar moderen Alfamart dan Indomaret di Inhu, memperlihatkan bahwa kapitalis sudah menjajah di Inhu, sebab berbanding terbalik dengan sistim perekonomian masyarakat Indonesia yang cendrung menganut pancasila dan perkoperasian berazaskan kekeluargaan. "Pasar moderen alfamart dan Indomaret adalah kapitalisme bisa dibuktikan dari keuntungan hanya didapat oleh pemilik modal," ujar Ustad yang aktif memfosting kegiatan di akun facebook miliknya atas nama Muhammad Syafaat ini.

Dedagang kecil di Inhu tidak akan mampu bersaing dengan Alfamart dan Indomaret, dengan kondisi tersebut kata Muhammmad Syafaat, fraksi PKS DPRD Inhu menilai, sudah terjadi persaingan bebas pemilik modal besar dengan pedagang kecil di Inhu terhadap hadirinya Alfamart dan Indomart. "Pedagang kecil tidak mampu bersaing dengan alfamart dan indomaret, pedagang kecil banyak yang gulung tikar, bahkan bangkrut," jelasnya. (Ydh)

Share
Berita Terkait
  • 8 jam lalu

    Gubernur Kepri: Kedepankan Kepentingan Terbaik Bagi Anak-anak Kepri

    KEPRI, PROVINSI, - Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad menyampaikan bahwa anak-anak itu ibarat kertas kosong. Jika diberikan yang baik maka outputnya baik. Begitu juga sebaliknya.

  • 9 jam lalu

    Dapat Penghargaan, Kepri Pelopor Provinsi Layak Anak

    KEPRI, PROVINSI, - Provinsi Kepulauan Riau menerima penghargaan sebagai Pelopor Provinsi Layak Anak (PROVILA) pada acara video conference Pemberian Penghargaan Kabupaten/Kota La

  • 9 jam lalu

    Di Mandah Wabup SU Kukuhkan Badan Permusyawaratan Desa Se-Kecamatan Mandah, Wabup Inhil

    INHIL, TEMBILAHAN, MANDAH, - Wakil bupati H.Syamsudin Uti Mersemikan  dan mengukukuhkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Mandah, Rabu (28/7/2021) di Aula Kanto

  • 9 jam lalu

    Bupati Inhil Keluarkan Instruksi Bupati No.1038.70/INS/VII/2021/336.5

    INHIL, TEMBILAHAN- Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri No.26 TH 2021 tentang Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, level 2 dan level 1, Bupati Kab

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2021 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.