• Home
  • Riau Raya
  • Ini Penjelasan Humas RAPP Terkait Matinya Ribuan Ikan Pasca Ledakan Turbin PT RPE
Jumat, 16 Maret 2018 22:28:00

Ini Penjelasan Humas RAPP Terkait Matinya Ribuan Ikan Pasca Ledakan Turbin PT RPE

Loading...
Pelalawan - Kematian ribuan ikan di kanal RAPP Desa Sering Kabupaten Pelalawan pasca meledaknya panel turbin PT RPE beberapa hari lalu membuat cemas masyarakat disekitar perusahaan kertas terbesar di Asia tersebut. Pasalnya, kematian ribuan ikan tersebut diduga berasal dari limbah perusahaan.
 
Djarot Handoko, Corporate Communication Head PT RAPP, dalam release yang dikeluarkan tidak menampik bahwa kematian ikan tersebut berasal dari perusahaan RAPP, tapi bukan disebabkan oleh limbah.
 
Djarot mengatakan sejak terjadinya gangguan pada pembangkit listrik pada rabu (14/3) sore lalu dan terputusnya suplai listrik, otomatis menghentikan seluruh kegiatan operasional di pabrik PT RAPP. 
 
"Terhentinya aktifitas di pabrik tentu saja juga menghentikan proses di instalasi pengolahan air limbah (IPAL), sehingga air yang biasanya mengalir ke kanal outlet juga terhenti, hal ini berakibat pada penurunan debit air di kanal outlet tersebut", terangnya. 
 
"Penurunan debit atau volume air tersebut, mengakibatkan berkurangnya kandungan oksigen pada kanal outlet yang berpengaruh terhadap biota ikan di kanal tersebut", katanya lagi.
 
Lebih lanjut Djarot mengatakan, PT RAPP memiliki komitmen yang kuat dalam melakukan pemantauan dan pengawasan sistem pengolahan limbah secara berkala.
 
Pengawasan ekstra terus dilakukan di kanal outlet, guna memastikan kualitas air masih berada dalam batas baku mutu yang ditetapkan pemerintah.  Perusahaan juga melakukan koordinasi intensif dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Pelalawan, terkait hal ini.  
 
"Saat ini perusahaan juga terus berusaha semaksimal mungkin agar pembangkit listrik dapat segera normal kembali dalam waktu dekat", tutupnya.(tons)
Share
Loading...
Berita Terkait
  • 7 bulan lalu

    Masyarakat Gambut Riau Bersyukur, PTUN Tolak Gugatan PT RAPP Terkait SK KLHK No 5322

    Pekanbaru, 21 Desember 2017. Polemik gugatan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) PT. Riau Andalan Pulp and Paper  (RAPP) kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
  • 9 bulan lalu

    Manajemen RAPP diduga Lakukan Pembohongan Publik Terkait SK KLHK?

    PELALAWAN,  – Isu yang berkembang pasca keluarnya SK Menteri LHK tentang Pembatalan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.93/VI BHUT/2013 tentang Persetujuan Revi
  • 9 bulan lalu

    Izinnya dicabut, PT RAPP jangan Jadikan Buruh, pendidikan, dan masyarakat sebagai Bamper

    Sejumlah Pihak Sayangkan RAPP jadikan Buruh dan Masyarakat sebagai Bamper
     
    RIAU, NUSANTARA, – Ja
  • 9 bulan lalu

    Tak Patuhi Aturan Gambut, Kementerian Lingkungan Beri Peringatan RAPP

    NUSANTARA, - PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kini tidak lagi mempunyai legalitas sebagai acuan operasional di konsesi gambut miliknya. Pada 6 Oktober 2017, Kementeria
  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2018 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.