• Home
  • Riau Raya
  • Jaringan Listrik Transmisi Sumatera Akan dibangun di Inhu
Selasa, 06 Mei 2014 15:41:00

Jaringan Listrik Transmisi Sumatera Akan dibangun di Inhu

riauone.com, Rengat, ROC - Ditengah krisis listrik yang terjadi diwilayah Inhu, ada sedikit harapan untuk mengatasi  defisit daya listrik di daerah ini untuk jangka panjang. Pasalnya, sejumlah titik di Inhu akan dilewati oleh jaringan transmisi antar provinsi di pulau Sumatera.
 
                “Inhu kedepan akan mengandalkan jaringan listrik transmisi yanbg menghubungkan sejumlah Provinsi di Sumatera,”ujar wabuP Inhu H.Harman Harmaini SH.MM kemarin diruang kerjanya.
 
                Dikatakan, jaringan transmisi ini melewati Provinsi  Sumatera Utara, Riau, Jambi dan Sumsel. Karena Inhu berada dilintasan jaringan ini, maka akan mendapatkan jatah listrik dari transmisi antara provinsi dimaksud.
 
                Sesuai dengan informasi awal jaringan tersebut diberi nama Rengat-Garruda Sakti I dan Rengat Garuda Sakti II. Panjang jaringan ini sekitar 92 Km. Proyek ini dibangun oleh Pemerintah pusat dengan dana dari bank pemerintah bekerjasama dengan  kementerian terkait.
 
                Sebagai wilayah yang dilewati oleh jaringan bertegangan tinggi, maka Inhu diminta untuk membantui proses perizinan dan pembebasan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan tower dan lainnya. “ Nanti akan kita sosiaisasikan lebih lanjut kepada masyarakat, pemerintahan desa dan kecamatan setempat,”ujarnya.
 
                Bahkan dlaam rapat beberapa waktu lalu, pihak PT.PN se-Sumatera juga menghadiri kegiatan ini. Karena jaringan transmisi ini akan melewati lahan perkebunan PT.PN disejumlah tempat termasuk di wilayah Riau. Apalagi jalur pembangunan transmisi biasanya lurus tidak berkelok atau melingkar.
 
Survey lokasi pembanunan tower dan area yang akan digunakan dilakukan bulan Mei 2014 ini. Dinas Pertambangan dan Energi Inhu akan mendampingi tim yang turun malakukan survey dibeberapa titik pembangunan tower di wilayah Inhu. Jika ini terujud, Inhu akan memiliki daya listrik yang cukup besar. Dimana transmisi ini memiliki daya sebesar 500 KV di Sumatera atau provinsi yang dilewati jaringan.
 
                Ditanya apakah Inhu akan melakukan investasi dana dalam program ini?. Menurut Wabup, memang ada syaran dari pemerintah agar Inhu ikut berinvestasi. Tapi hal itu perlu pengkajian bersama pihak DPRD Inhu mendapatkan persetujuan. Selain itu juga masih menunggu bentuk kerjasama yang ditawarkan dari Kementerian BUMN .”Saya pikir ini cukup bagus untuk ketersediaan listrik daerah Inhu dimasa depan,”ucapnya.(ari)
 
 
 
Share
Loading...
Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    H. Zukri : DPRD Provinsi Riau Akan Panggil PT. Arara Abadi

    PELALAWAN - Terkait Persoalan sengketa lahan antara masyarakat Dusun Sei Medang, Desa Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan, dengan PT Arara Abadi, Wakil Ketua DP

  • satu minggu lalu

    Wow, Gaji Direksi dan Komisaris Rp3,2 Miliar Per Bulan, Ini Kata Pertamina

    NASIONAL, -  Gaji dan kompensasi yang diterima mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) disebut mencapai

  • 2 minggu lalu

    Dialihkan Untuk Peningkatan PAD, Komisi II Nilai RKA 2020 di Bapenda Inhu Konsumtif dan Ceremonial

    RIAUONE, Inhu - Senilai lebih kurang Rp16,8 milyar Rencana Anggaran Kegiatan (RKA) tahun 2020 pada Organnisasi Perangkat Daerah (OPD) Badan pendapatan daerah (Bapenda) Kabupaten

  • 2 minggu lalu

    Rekomendasi Belum Dijalankan, Ombudsman Ingatkan Nadiem Makarim

    NASIONAL, - Koordinator Pengampu Bidang Resolusi dan Monitoring Ombudsman Ninik Rahayu berharap kMenteri Kebudayan dan Pendidikan Nadiem Makarim menindaklanjuti rekomendasi untu

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.