• Home
  • Riau Raya
  • Kejari Pelalawan Tegaskan Akan Fokus Eksekusi Pidana Pokok Sebesar 5 Milyar Terhadap PT PSJ
Kamis, 16 Januari 2020 14:22:00

Kejari Pelalawan Tegaskan Akan Fokus Eksekusi Pidana Pokok Sebesar 5 Milyar Terhadap PT PSJ

Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan Nophy T Suoth SH.MH

PELALAWAN, - Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan vonis bersalah terhadap PT Peputra Supra Jaya (PSJ) dalam kasus koorporasi penanaman dan pembibitan sawit tanpa izin. Hukumannya wajib membayar denda sebesar Rp5 miliar. Bahkan, lahannya seluas 3.323 hektar dirampas untuk negara.

"Sesuai dengan amar putusan Mahkamah Agung bahwa PT. PSJ ditetapkan bersalah dalam kasus koorporasi dengan denda sebesar 5 miliar," ujar Kajari Pelalawan Nophy T Suoth SH.MH melalui kasi Pidum Kejari Pelalawan, Agus Kurniawan SH. MH.

Tambahnya lagi, setelah keluarnya amar putusan dari MA, kita dari pihak Kejaksaan Negeri Pelalawan telah melaksanakan eksekusi administrasi terhadap lahan seluas 3.323 Ha, pada 16 Desember 2019. Jaksa juga akan melakukan eksekusi pada pidana pokoknya yaitu denda sebesar 5 miliar, karena yang menjadi terpidana dalam kasus ini adalah koorporasinya yaitu PT PSJ.

"Kita sudah menindaklanjuti eksekusi pidana pokok ini. Kejaksaan sudah beberapa kali melakukan pemanggilan terhadap pimpinan PT PSJ namun sampai hari ini mereka belum memenuhi panggilan dari kejaksaan," tambah Agus.

"Rencananya pihak kejaksaan akan melakukan pemanggilan kembali, dan jika pihak PT. PSJ tidak juga mau memenuhi panggilan kejaksaan, maka pihak kejaksaan akan meminta petunjuk dari kejaksaan tinggi dan juga Kejaksaan Agung. Jadi intinya mengenai denda ini kita akan upayakan agar pihak PSJ mau dan taat dalam membayarkan denda ini," tegas Agus.

Diketahui, PT PSJ dalam kasus koorporasi, dan penanaman sawit tanpa izin divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan pada tahun lalu.

Kala itu, sidang dipimpin oleh I Dewa Gede Budi Dharma Asmara SH MH yang didampingi dua hakim anggota Andry Eswin Sugandi Oetara SH MH dan Nurrahmi SH dibantu oleh Panitera Pengganti Aliludin SH.

Atas vonis bebas itu, JPU langsung mengajukan kasasi ke MA. Alhasil, Kasasi atas  PT PSJ disetujui oleh MA, dan terbukti mengelola lahan perkebunan tanpa mengantongi izin usaha perkebunan (IUP) yang mencapai ratusan hektare di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan. (tons)

Share
Berita Terkait
  • 51 menit lalu

    Kurang Bergaul Warga Siak Bunuh Diri

    RIAUONE.COM,SIAK- Seorang warga Jalan Raya Km 8 Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Siak, Akuan (35) dikabarkan bunuh diri di kediamannya.

  • 22 jam lalu

    IFTA Opens Applications for FinTech Achievement Awards 2020, Advocating Further Advancement in FinTech Industry Under New Norms

    HONG KONG SAR - 27 January 2021 - Application for The IFTA FinTech Achievement Awards 2020 (the "Awards") has been officially kicked off now. Organised by the Institute of Finan

  • 18 jam lalu

    New Initiatives Launched at Electronics Industry Day to Attract Talent to Job Opportunities in the Sector

    SINGAPORE  - 27 January 2021 - Singapore Semiconductor Industry Association (SSIA) is partnering JTC and e2i, electronics companies, academia, to launch a series of new ini

  • 22 jam lalu

    Toyota Mobility Foundation Announces Six Finalists for the City Architecture for Tomorrow Challenge

    Sixteen teams of innovators, from 9 countries, developed proofs-of-concept (PoC)s of their innovative data-driven solutions towards improving mobility and city planning in Kuala

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2021 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.