• Home
  • Riau Raya
  • Kementerian Tunggu Usulan 1.000 Ha Hutan di Merbau Jadi APL
Minggu, 12 April 2015 12:49:00

Kementerian Tunggu Usulan 1.000 Ha Hutan di Merbau Jadi APL

mangrove
RIAUONE.COM, MERBAU, MERANTI, ROC, - Direktur Pengendalian Hutan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH), Ir Rafles Pandjaitan MSc meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti segera memasukkan usulan seluas 1.000 hektare lahan hutan di Desa Lukit untuk diajukan menjadi Area Peruntukan Lain (APL).
 
"Yang pasti kita akan proses setelah ada usulan secara tertulis dari Pemkab Meranti," ungkapnya, kemarin.
 
Rafles menjelaskan semua itu sangat memungkinkan, sebab menyangkut kepentingan umum. Yang jelas bagaimana nantinya sesuai tahapan bisa diikuti oleh Pemkab Meranti dalam mengubah status 1000 hektar lahan hutan di Desa Lukit menjadi APL.
 
"Manusia bertambah, tentunya tapak untuk rumah juga akan bertambah. Inilah yang akan kita lakukan review-review. Apalagi pemerintahan kali ini berpihak kepada masyarakat. Jadi, peluang itu tetap terbuka. Yang penting kami terima dulu usulannya," terangnya.
 
Sebelumnya, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSI meneruskan harapan masyarakat yang disampaikan Kepala Desa Lukit Kecamatan Merbau, Edi Gunawan yang mengharapkan kepada Pemerintah Pusat agar dapat mengubah status 1000 hektar hutan menjadi APL. Sehingga nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
 
"Kita akan segera mengusulkan seperti permintaan Direktur. Supaya proses bisa dilakukan secepatnya," ujarnya.
 
Dengan lahan tersebut, kata Irwan, akan berguna bagi pengembangan dan kemajuan masyarakat di Pulau Padang, khususnya Desa Lukit Kecamatan Merbau. Karena, bagaimanapun masyarakat membutuhkan lahan untuk tempat tinggal.
 
Kepala Desa Lukit Edi Gunawan menambahkan bahwa hutan 1.000 hektare tersebut ditargetkan bisa dimanfaatkan untuk hutan desa. Sebab, saat ini terjadi keterbatasan kayu untuk kebutuhan membuat rumah.
 
"Harapan kami status hutan 1.000 hektar menjadi hutan kemasyarakatan, karena kami butuh kayu untuk membangun rumah," pintanya. (knc/roc/*)
Share
Berita Terkait
  • kemarin

    Polres Bongkar Prostitusi Online Anak Bawah Umur di Meranti

    MERANTI, riauone.com - Kasus prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, berhasil diungkap polisi.

    Terungkapny

  • 5 hari lalu

    Menteri Kesehatan Kapok Pakai Data Kemenkes tidak sesuai dilapangan, Saya Ambil Data KPU


  • 5 hari lalu

    Gencarkan Berantas Judi Togel, Satu Warga Pulau Rangsang Kembali Diciduk Polisi

    MERANTI, riauone.com - Aparat kepolisian kembali memberantas judi jenis toto gelap (Togel) online. Kali ini, satu orang warga Desa Sonde, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten K

  • 6 hari lalu

    Polisi Tangkap Pelaku Perjudian Higgs Domino Island

    MERANTI - Tiga orang pelaku perjudian online (Higgs Domino Island) tertangkap. Mereka disangkakan dengan rumusan pasal 303 Ayat 1 atau 303 ayat 1 ke 2 KUHPidana jo pasal 55 ayat

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2021 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.