• Home
  • Riau Raya
  • Malam-malam Bupati Herliyan Kunjungi Perumahan Warganya yang Terendam Banjir
Rabu, 24 Desember 2014 13:30:00

Malam-malam Bupati Herliyan Kunjungi Perumahan Warganya yang Terendam Banjir

Herliyan Saleh berdialog dengan salah seorang warga Desa Pakning Asal Kecamatan Bukit Batu yang menjadi korban banjir, Selasa
riauonecom, SeiPakning, Bengkalis, - Tingginya curah hujan yang mengguyur Kabupaten Bengkalis beberapa hari ini membuat sejumlah desa di beberapa kecamatan di daerah ini terendam banjir. Dari 8 kecamatan di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini, empat diantaranya terdapat desa yang terkena banjir. Yaitu kecamatan itu  Bantan, Bengkalis, Bukit Batu dan Siak Kecil.
 
Kepada Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) M Jalal melaporkan, Bantan merupakan kecamatan yang mengalami banjir terparah. “Sesuai laporan camat, dari 23 desa di Bantan, hampir seluruhnya terkena banjir dengan jumlah pengungsi sekitar 1.000 orang”, jelas Jalal.
 
Jalal melaporkan itu ketika Herliyan meninjau tempat pengungsian 27 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Pakning Asal, Kecamatan Bukit Batu yang menjadi korban banjir di Gedung Sekolah pendidikan Al-Qur’an (SPA) An Nahl, Selasa (23/12/2014) malam.
 
Menjawab Herliyan, menurut Jalal, hingga saat ini seluruh kebutuhan dasar untuk pengungsi seperti makan dan minum serta air bersih dan kesehatan, masih mencukupi. “Alhamdulillah, bantuan tanggap darurat untuk seluruh pengungsi masih aman”, imbuh Jalal kepada Herliyan.
 
Sementara Herliyan meminta agar BPBD tetap siaga. Berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait di daerah ini agar kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi dengan baik. Berikan dan kelola dengan baik dan benar.
 
“Jangan sampai ada seorang pengungsi pun yang kebutuhan dasarnya tidak terpenuhi. Pantau 24 jam setiap sudut kawasan yang terkena banjir. Jangan sampai ada yang terlewati. Jangan sampai ada korban jiwa meskipun hanya satu orang,” pesan Herliyan.
 
Pada kesempatan itu, Herliyan juga mengatakan bahwa seluruh camat dan kepala desa/kelurahan yang wilayahnya terkena banjir harus senantiasa berada di tempat selama 24 jam.
 
“Apapun alasannya untuk tidak boleh meninggal tempat. Layani masyarakat secara optimal. Koordinasikan dengan berbagai pihak agar keperluan pengunsi terpenuhi”, tegas Herliyan sebagaimana disampaikan Kepala Bagian Humas, Johansyah Syafri.
 
Di bagian lain Herliyan mengingatkan agar masyarakat selalu waspada. Mengikuti himbau setiap imbauan petugas. Sebab, katanya, dalam beberapa hari ke depan kemungkinan curah hujan di kawasan yang saat ini terkena banjir masih akan tetap tinggi. (zar/roc)
Share
Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Sambut HUT Bhayangkara Ke 74 Polsek Ujungbatu Goro Di Masjid Al Muhajirin Desa Pematang Tebih

    ROKAN HULU, RIAUONE.COM - Kapolsek Ujungbatu Polres Rokan Hulu AKP. Amru Hutauruk SH pimpin langsung kegiatan Bhakti Sosial dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayang

  • 2 bulan lalu

    HUT Bhayangkara Ke 74, Polsek Ujungbatu Gotong Royong Pembangunan Masjid Al Muhajirin Desa Pematang Tebih

    ROKAN HULU, RIAUONE.COM - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke 74, Kapolsek Ujungbatu AKP. Amru Hutauruk SH Berencana pada hari Jumat 12 Juni 2020 k

  • 2 bulan lalu

    Bupati Sukiman : Pemkab Rohul Berniat Kembangkan Obyek Wisata Hutan Air Panas

  • 7 bulan lalu

    Bupati Rohul Kerja Keras Wujudkan Visi dan Misi "Membangun Desa, Menata Kota"

    ROKAN HULU, RIAUONE.COM - Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman kerja keras untuk mewujudkan Visi dan Misi dengan tagline "Membangun Desa, Menata Kota" yang kini sudah banyak dir

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2020 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.